Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PERILAKU PERNIKAHAN DINI PADA REMAJA DI DESA PUNCAK KECAMATAN SINJAI SELATAN KABUPATEN SINJAI Efi; Nining Ade Ningsih; Muhammad Syafar
Public Health and Medicine Journal Vol 3 No 2 (2025): PAMA Edisi Juni
Publisher : Institute Laboratory of Research and Statistics Centre

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang: Pernikahan dini merupakan permasalahan sosial yang masih banyak terjadi di Indonesia. Pernikahan dini di Desa Puncak sebanyak 42 orang. Pernikahan yang dilakukan oleh remaja di bawah usia 19 tahun memiliki dampak yang signifikan terhadap kesehatan, pendidikan, serta perkembangan psikologis dan sosial remaja. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perilaku pernikahan dini pada remaja ditinjau dari aspek pengetahuan, sikap, dan dukungan keluarga. Metode Penelitian: Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Informan terdiri dari remaja yang menikah dini, orang tua, serta tokoh masyarakat dan agama sebanyak 8 orang. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam dan observasi. Data dianalisis secara deskriptif melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas remaja memiliki pengetahuan yang rendah mengenai pernikahan dini dan dampaknya. Sikap remaja terhadap pernikahan dini cenderung permisif karena pengaruh lingkungan dan budaya. Dukungan keluarga terhadap pernikahan dini bersifat pasif bahkan cenderung mendukung karena alasan menjaga nama baik keluarga dan menghindari aib sosial. Kurangnya edukasi dan pola asuh yang longgar menjadi faktor pendukung yang memperkuat terjadinya pernikahan dini. Implikasi penelitian: Tingkat pengetahuan remaja di Desa Puncak mengenai penikahan dini masih rendah disebabkan karna rendahnya tingkat pendidikan sehingga mempengaruhi keterbatasan pengetahuan yang dimiliki. Sikap remaja cenderung setuju untuk melalukan pernikahan dini. Dukungan keluarga (orang tua) terpaksa memberikan persetujuan kepada anaknya untuk menikah dini hal ini terjadi karna orang tua yang melihat anaknya berpacaran dan melebihi batas takut terjadi akan hal yang tidak di inginkan. Rekomendasi: Penelitian ini merekomendasikan perlunya edukasi intensif tentang kesehatan reproduksi dan peran aktif keluarga dalam pengawasan serta pembinaan remaja untuk menekan angka pernikahan dini.
PENGGUNAAN KATA UMUM DAN KATA KHUSUS YANG TERTULIS PADA BAK TRUK DI SEKITAR KABUPATEN SAMBAS SEBAGAI BAHAN AJAR PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA DI SMP efi
Jurnal Ilmiah Edukatif Vol. 11 No. 2 (2025): Juli-Desember
Publisher : FAKULTAS TARBIYAH INSTITUT AGAMA ISLAM SULTAN MUHAMMAD SYAFIUDDIN SAMBAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37567/jie.v11i1.5136

Abstract

Penelitian ini memiliki 3 tujuan (1) untuk mendeskripsikan penggunaan kata yang tertulispada bak truk di sekitar Kabupaten Sambas, (2) untuk mendeskripsikan maksud ungkapankata yang tertulis pada bak truk di sekitar Kabupaten Sambas, (3) untuk mendeskripsikan kataumum dan kata khusus yang tertulis pada bak truk di sekitar Kabupaten Sambas sebagaibahan ajar pembelajaran Bahasa Indonesia di SMP. Penelitian ini menggunakan metodedeskriptif kualitatif. Objek yang diteliti adalah diksi dan maksud ungkapan yang tertulis padabak truk di sekitar Kabupaten Sambas. Data dalam penelitian ini adalah kata, frasa, dankalimat yang tertulis pada bak truk. Sumber data penelitian adalah foto atau gambar tulisanyang ada di body bak truk. Teknik pengumpulan data yaitu wawancara dan dokumentasi.Keabsahan data menggunakan Teknik trianggulasi teori. Teknik analisis data yang digunakanadalah Teknik dasar bagi unsur langsung. Teknik lanjut pada penelitian ini menggunakanTeknik perluas. Hasil penelitian ini ada 3 hal (1) penggunaan kata yang tertulis pada bak trukdi sekitar Kabupaten Sambas berupa pemaparan data yang berjumlah 20 kata. (2) maksudungkapan pada bak truk di sekitar Kabupaten Sambas dikelompokkan menjadi 4 yaitumaksud ungkapan memberi informas, larangan dan menyuruh. (3) pemaparan data kataumum dan kata khusus yang tertulis pada bak truk di sekitar Kabupaten Sambas dapatdigunakan sebagai bahan ajar pembelajaran Bahasa Indonesia di SMP sesuai dengan silabuskelas VII Kurikulum 2013. Kompetensi Inti 3 yaitu Memahami pengetahuan (faktual,konseptual, dan procedural) berdasarkan rasa ingin tahunya tentang ilmu pengetahuan,teknologi, seni, budaya, terkait fenomena, dan kejadian tampak mata. Kompetensi Dasar 3.1Memahami tek observasi, tanggapan deskriptif, eksposisi, eksplanasi, dan cerita pendek baikmelalui lisan maupun tulisan.