Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PERKEMBANGAN BATIK DI INDUSTRI TATZAKA DESA TAMPO KECAMATAN CLURING KABUPATEN BANYUWANGI Windi Ayu Lestari; Made Diah Angendari; I Dewa Ayu Budhyani
Jurnal BOSAPARIS: Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Vol. 16 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jppkk.v16i2.101125

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan; 1) motif batik di industri Tatzaka, 2) warna batik di industri Tatzaka, 3) bahan pembuatan batik di industri Tatzaka, 4) teknik pembuatan batik di industri Tatzaka. Rancangan penelitian ini menggunakan metode deskripstif dengan pendekatan kualitatif. Metode pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi dan wawancara. Instrumen penelitian ini adalah lembar observasi dan wawancara. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan analisis deskriptif kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa; 1) perkembangan motif batik di industri Tatzaka, dilihat dari perkembangan motif, adanya motif kombinasi, motif geometris, motif hewan, dan motif tumbuhan, 2) perkembangan warna batik di industri Tatzaka yang semula hanya warna netral dan primer, kemudian berkembang dengan adanya warna sekunder dan tersier, 3) perkembangan bahan pembuatan batik, yang semula bahan utama menggunakan kain primisima saat ini sudah menggunakan kain rayon, sutera, bahan pewarna sudah menggunakan pewarna sintetis seperti pewarna naptol dan remasol, zat pengunci warna menggunakan waterglass dan soda api, 4) perkembangan teknik pembuatan batik, yang mulanya teknik pembuatan batik masih sangat tradisional dengan menggunakan canting dan alat cap yang dilakukan secara manual, atau teknik yang digunakan teknik batik tulis dan teknik cap, namun saat ini berkembang dengan adanya kombinasi antara tulis dan cap. Sehingga, teknik pembuatan batik di industri Tatzaka ada teknik batik tulis, teknik batik cap, dan teknik kombinasi cap dan tulis.  
ANALISIS PERSEPSI GAYA KEPEMIMPINAN OTORITER BAGI GEN Z DAN GEN MILENIAL Dian Juliarti Bantam; Maulinda Dyah Ayu Ningtyas; Windi Ayu Lestari; Rahma Fitriani
Jurnal Ilmiah Multidisiplin Keilmuan Mandira Cendikia Vol. 2 No. 10 (2024)
Publisher : Yayasan Pendidikan Mandira Cendikia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perbedaan latar belakang perkembangan zaman dan teknologi setiap generasi mengakibatkan perbedaan persepsi atau cara pandang dalam banyak aspek. Salah satunya dalam bidang pekerjaan adalah perbedaan persepsi terkait gaya kepemimpinan. Tujuan dalam penelitian ini untuk mengetahui perbedaan persepsi gaya kepemimpinan otoriter gen z dan gen milenialPenelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif. Informan dalam penelitian ini terdapat 6 orang yaitu 3 orang generasi Milenial dan 3 orang generasi Z yang pernah bekerja di bawah kepemimpinan otoriter. Instrumen yang digunakan yaitu pedoman wawancara (interview guide), buku catatan dan perekam suara. Hasil penelitian yang dilakukan terdapat perbedaan persepsi gaya kepemimpinan otoriter antara Gen Z dan Gen Milenial. Gen Z cenderung menyukai gaya kepemimpinan partisipasif dan terkontrol secara ketat (otoriter). Sedangkan Gen Milenial lebih menyukai gaya kepemimpinan yang memberikan kebebasan. Gen Z condong pada pekerjaan yang pasti dan terarah sehingga meningkatkan motivasinya dalam bekerja. Gen Milenial menganggap untuk mengexplore diri membutuhkan pekerjaan yang memberikan kebebasan dan kepemimpinan otoriter menjadi hambatan utama dalam hal tersebut