Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Hubungan Anemia Pada Ibu Hamil Dengan Kejadian Berat Badan Lahir Rendah (BBLR) di Wilayah Kerja UPT Puskesmas Rawat Inap Alabio Reka Royani; Widia Shofa Ilmiah
Bunda Edu-Midwifery Journal (BEMJ) Vol. 8 No. 2 (2025): September 2025
Publisher : Akademi Kebidanan Bunga Husada Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54100/bemj.v8i2.468

Abstract

Anemia pada ibu hamil merupakan kondisi medis yang cukup umum dan diketahui dapat meningkatkan risiko munculnya komplikasi kehamilan, termasuk bayi lahir dengan berat badan rendah (BBLR). Berat Badan Lahir Rendah (BBLR) dapat berdampak terhadap pertumbuhan dan perkembangan anak, baik dalam jangka pendek maupun jangka panjang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya hubungan antara kejadian anemia selama kehamilan dengan kelahiran bayi BBLR di wilayah kerja UPT Puskesmas Rawat Inap Alabio. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan rancangan potong lintang (cross-sectional). Partisipan dalam studi ini adalah ibu yang melahirkan pada periode tertentu di lokasi penelitian dengan jumlah responden sebanyak 30 orang yang dipilih secara purposive. Data diperoleh dari rekam medis dan dianalisis menggunakan uji chi-square. Hasil analisis menunjukkan bahwa sebagian besar ibu hamil yang mengalami anemia melahirkan bayi dengan berat badan di bawah 2500 gram. Uji statistik memberikan hasil signifikan antara anemia dan kejadian BBLR (p < 0,05), yang menunjukkan pentingnya penanganan anemia sejak dini pada ibu hamil penanganan anemia selama kehamilan sebagai tindakan pencegahan BBLR. Diharapkan tenaga kesehatan dapat lebih meningkatkan skrining anemia dan edukasi gizi bagi ibu hamil untuk mengurangi kejadian BBLR.