Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh budaya organisasi dan motivasi terhadap loyalitas karyawan dengan kepuasan karyawan sebagai variabel intervening pada karyawan Hotel Swiss-Belinn SKA Pekanbaru. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif. Populasi penelitian adalah seluruh karyawan Hotel Swiss-Belinn SKA Pekanbaru, dengan jumlah sampel sebanyak 95 responden yang diambil menggunakan teknik sampling jenuh. Analisis data dilakukan menggunakan pemodelan persamaan struktural dengan pendekatan Partial Least Squares (SEM-PLS) untuk menguji hubungan antar variabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa budaya organisasi berpengaruh signifikan terhadap loyalitas karyawan dengan nilai t-statistik sebesar 3.398. Motivasi juga berpengaruh signifikan terhadap loyalitas karyawan dengan nilai t-statistik sebesar 2.394. Selain itu, kepuasan karyawan ditemukan memiliki pengaruh signifikan sebagai variabel intervening dalam hubungan antara budaya organisasi dan loyalitas karyawan, serta antara motivasi dan loyalitas karyawan, dengan nilai t-statistik masing-masing sebesar 2.061 dan 2.498. Temuan ini mengindikasikan bahwa peningkatan budaya organisasi dan motivasi yang baik dapat meningkatkan loyalitas karyawan melalui peningkatan kepuasan kerja mereka. Penelitian ini menyoroti pentingnya budaya organisasi yang kuat dan motivasi yang tinggi dalam menciptakan lingkungan kerja yang memuaskan bagi karyawan, yang pada gilirannya meningkatkan loyalitas mereka terhadap perusahaan. Implikasi praktis dari penelitian ini adalah bahwa manajemen hotel perlu fokus pada pengembangan dan pemeliharaan budaya organisasi yang positif serta memberikan motivasi yang efektif untuk meningkatkan kepuasan dan loyalitas karyawan. Kesimpulan ini memberikan wawasan berharga bagi para praktisi dan akademisi dalam mengelola sumber daya manusia di industri perhotelan yang kompetitif.