Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PENGARUH PENGGUNAAN STEROID JANGKA PANJANG TERHADAP KEJADIAN GLAUKOMA AKUT Syarifah Rohaya; Nailah Najah
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 3 No. 8 (2025): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Agustus
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/v3i8.2684

Abstract

Steroid merupakan obat antiinflamasi yang banyak digunakan untuk berbagai kondisi medis, baik secara sistemik maupun topikal, termasuk pada mata. Namun, penggunaan steroid yang tidak terkontrol telah dikaitkan dengan peningkatan tekanan intraokular (TIO), yang dapat menyebabkan glaukoma, termasuk glaukoma akut. Tujuan penelitian ini adalah untuk meninjau dan menganalisis pengaruh penggunaan steroid terhadap kejadian glaukoma akut. Studi ini merupakan tinjauan pustaka sistematik dari berbagai artikel ilmiah yang dipublikasikan dalam 10 tahun terakhir terkait penggunaan steroid (oral, topikal okular, inhalasi, dan injeksi) dan hubungannya dengan kejadian glaukoma akut. Data dievaluasi berdasarkan jenis steroid, durasi penggunaan, dan faktor predisposisi pasien. Penggunaan steroid, terutama dalam bentuk tetes mata, menunjukkan hubungan yang signifikan dengan peningkatan tekanan intraokular, yang dapat memicu glaukoma sudut tertutup akut pada individu yang rentan. Selain itu, durasi penggunaan dan dosis steroid berbanding lurus dengan tingkat risiko kejadian glaukoma. Penggunaan steroid, terutama topikal okular, dapat meningkatkan risiko terjadinya glaukoma akut. Pengawasan ketat dan skrining oftalmologis sangat penting dilakukan pada pasien yang memerlukan terapi steroid jangka panjang atau intensif.