Perkembangan volume sampah di Kota Samarinda yang terus meningkat hingga mencapai kurang lebih 700 ton per hari telah menimbulkan berbagai permasalahan lingkungan serius, seperti pencemaran tanah dan air, timbulnya banjir akibat saluran drainase yang tersumbat, serta meningkatnya risiko penyebaran penyakit. Salah satu faktor yang memperburuk kondisi ini adalah rendahnya kesadaran masyarakat dalam pengelolaan sampah, yang ditunjukkan melalui kebiasaan membuang sampah sembarangan dan tidak melakukan pemilahan sampah rumah tangga. Untuk mengatasi persoalan tersebut, diperlukan strategi komunikasi yang efektif dalam menyampaikan pesan mengenai pentingnya pengelolaan sampah. Iklan Layanan Masyarakat (ILM) dipandang sebagai salah satu media yang tepat untuk membangun kesadaran kolektif, karena mampu menyajikan pesan secara persuasif dan mudah dipahami oleh masyarakat luas. Penelitian ini bertujuan untuk mengimplementasikan teknik audio engineering dalam proses pembuatan ILM, dengan fokus pada bagaimana kualitas audio dapat meningkatkan daya tarik, kejelasan, dan dampak pesan yang disampaikan. Metode penelitian menggunakan pendekatan Multimedia Development Lifecycle (MDLC) yang terdiri dari enam tahapan: pengkonsepan, perancangan, pengumpulan materi, pembuatan, pengujian, dan distribusi. Melalui tahapan tersebut, penelitian ini berfokus pada efektivitas audio engineering dalam menciptakan pesan yang informatif, menarik, serta mampu memberikan pengaruh terhadap sikap dan perilaku masyarakat Samarinda dalam mengelola sampah. Diharapkan, hasil penelitian ini dapat memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan kesadaran masyarakat sekaligus mendorong perubahan perilaku menuju pola pengelolaan sampah yang lebih baik dan berkelanjutan.