Era digital saat ini banyak perusahaan merubah metode pemasarannya dari metode pemasaran tradisional menjadi metode pemasaran elektronik (emarketing), Dalam menarik minat konsumen untuk melakukan pembelian, perusahaan harus mampu menerapkan konsep pemasaran yang tepat sesuai dengan kondisi pasar yang ada. Persaingan yang sangat ketat antara pengusaha kuliner tersebut menyebabkan semakin banyaknya pilihan bagi konsumen sehingga menyebabkan kecendrungan selera konsumen untuk berubah-ubah. Meningkatnya penjualan geprek disini karena banyak konsumen yang menganggap bahwa harganya yang terjangkau dan rasanya yang lezat. Sehingga konsumen merasa puas dengan hal tersebut. Dari latar belakang tersebut maka dapat diketahui bahwa penelitian ini bertujuan untuk menganalisis atau menguji pengaruh Media Sosial, Cita Rasa Dan Harga Terhadap Kepuasan Pelnggan Pada Usaha Geprekku Di Kecamatan Lenteng Kabupaten Sumenep. Baik secara parsial atau pervariabel maupun secara simultan atau bersama-sama. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif dengan sampel sebanyak 80 responden berdasarkan tekhnik Purposive Sampling. Tekhnik pengumpulan data yang digunakan adalah kuesioner dan wawancara. Sementara untuk tekhnik uji dan analisis data menggunakan SPSS. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa variabel Media Sosial, Cita Rasa Dan Harga Terhadap Kepuasan Pelnggan Pada Usaha Geprekku. Hal ini dapat dilihat dari hasil Uji T, dengan nilai pada variabel Media Sosial thitung 3.793 > ttabel 1.664, Cita Rasa thitung 2.947 > ttabel 1.664 dan harga thitung 2.999 > ttabel 1.664. Pada uji F dapat dilihat bahwa fhitung lebih besar dari ftabel (42.451 > 2,72) yang berarti variabel Media Sosial, Cita Rasa, dan Harga secara simultan atau bersama-sama mempengaruhi terhadap Kepuasan Pelanggan.