Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Green Marketing Drives Sustainability Via Innovation in Heritage Enterprises Mudmainna; Salmah Sharon; Gracela Marisa Sanapang
Al-Kharaj: Journal of Islamic Economic and Business Vol. 7 No. 3 (2025): : All articles in this issue include authors from 3 countries of origin (Indone
Publisher : LP2M IAIN Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24256/kharaj.v7i3.7560

Abstract

This study examines the strategic role of green marketing in promoting business sustainability through the mediating effect of green innovation, utilizing Puing Tenane, a cultural heritage enterprise in Lamaholot, East Nusa Tenggara, as the focal case. Anchored in Dynamic Capabilities Theory, the research explores how externally oriented marketing efforts foster internal innovation and long-term sustainability in heritage-based enterprises. A quantitative design was adopted, using a structured questionnaire distributed to 150 respondents selected through snowball sampling across East Flores, Adonara, Solor, and Lembata. The data were analyzed using Structural Equation Modeling with the partial least squares (SEM-PLS) technique. The results reveal that green marketing enhances sustainability, both directly and indirectly, by stimulating innovation with in resource-constrained traditional businesses. These findings underscore the dual role of eco-marketing as both a communication strategy and driver of adaptive capability. Environmentally conscious branding and consumer education significantly impact operational transformation, particularly in enterprises rooted in local traditions. The study contributes to theoretical development by contextualizing capability-building in culturally embedded enterprises and emphasizing alignment between ecological practices and heritage values. It illustrates how sustainability-oriented marketing enhances stakeholder engagement and fosters innovation that improves market relevance and organizational resilience. Practically, this research offers insights for artisans, business leaders, and policymakers on embedding environmental values into heritage branding and production. Emphasis is placed on culturally grounded training, certification schemes, and digital storytelling that elevate sustainability narratives. The study invites further exploration into diverse heritage-based enterprises and provides a strategic pathway for achieving sustainability through innovation, culture, and ecological responsibility.
Keterampilan Berbicara sebagai Pilar Literasi Lisan dalam Kurikulum Merdeka Tria Giftia; Muliyana, Fadila; Mudmainna; Dilla
Pedagogical Education and Review of Linguistics Volume 1 Issue 3, September 2025
Publisher : South Sulawesi Education Development

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58230/pearl.v1i3.383

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis keterampilan berbicara sebagai komponen utama dalam literasi lisan yang ditekankan dalam Kurikulum Merdeka. Literasi lisan, khususnya keterampilan berbicara, memiliki peran strategis dalam membangun kompetensi komunikasi, berpikir kritis, serta penguatan karakter peserta didik melalui ekspresi verbal yang terstruktur dan kontekstual. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif, yang berfokus pada pemetaan indikator keterampilan berbicara serta implementasinya dalam proses pembelajaran Bahasa Indonesia. Data dikumpulkan melalui observasi, dokumentasi, dan wawancara semi-terstruktur terhadap guru dan siswa yang terlibat dalam penerapan Kurikulum Merdeka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterampilan berbicara dalam Kurikulum Merdeka tidak hanya diposisikan sebagai tujuan pembelajaran, tetapi juga sebagai sarana pembentukan literasi kritis, kolaboratif, dan reflektif. Peserta siswa menunjukkan peningkatan dalam kejelasan artikulasi, keberanian berbicara, serta relevansi isi tuturan ketika pembelajaran mengintegrasikan aktivitas lisan berbasis proyek atau diskusi. Simpulan dari penelitian ini menunjukkan bahwa keberhasilan literasi lisan sangat ditentukan oleh rencana pembelajaran yang mendorong partisipasi aktif dan otentik siswa. Implikasi praktis dari temuan ini menunjukkan perlunya pelatihan guru dalam pengembangan strategi pembelajaran berbasis lisan, sedangkan makna sosialnya menyentuh pentingnya keterampilan berbicara dalam memperkuat budaya dialogis di lingkungan sekolah