Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Effect of Boiling, Steaming, and Autoclaving Methods on the Physical Characteristics of Moringa (Moringa oleifera) Seed Flour Salman, Annisa Nazifa; Gunawan, Chandra; Ristia, Jeany; Panjaitan, Bintang Sipartogi
Journal of Engineering Science and Technology Management (JES-TM) Vol. 5 No. 1 (2025): Maret 2025
Publisher : Journal of Engineering Science and Technology Management

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jestm.v5i1.268

Abstract

This study evaluated the effect of moist heat processing (boiling, steaming, autoclaving) on the physical properties of Moringa oleifera seed flour to determine the optimal pretreatment for product development. Exotesta of moringa seeds were removed, subjected to the treatments, oven-dried, grounded, and sieved (60 mesh). Moisture content, color (CIELab), bulk density, and angle of repose were analyzed. Results showed that all treatments increased moisture content compared to raw seeds (4,36–4,46%), with no significant difference among treatments. Autoclaving produced flour with the highest bulk density (0,4258 g/cm³) and lowest angle of repose (33,37°), indicating better flowability. Color analysis revealed darker flour in autoclaved and boiled samples due to Maillard reactions. Overall, autoclaving is the most effective pretreatment for producing denser, free-flowing Moringa seed flour suitable for functional food applications.
Stabilisasi Elektrostatik Pickering Emulsion Berbasis CNC–Kitosan dan Minyak Biji Kelor sebagai Edible Coating pada Buah Tomat Gunawan, Chandra; Kurniawan, Mhd Andry; Wahyudi, Eko; Pramana, Angga; Ar, Nur Hasnah; Salman, Annisa Nazifa; Ristia, Jeany; Zalfiatri, Yelmira; Zulhayada, Nasya; Wulandari, Dwi Seprina
Teknotan: Jurnal Industri Teknologi Pertanian Vol 20, No 2 (2026): TEKNOTAN, Agustus 2026
Publisher : Fakultas Teknologi Industri Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jt.vol20n2.12

Abstract

Stabilitas dan sifat antarmuka emulsi pickering berperan penting dalam menentukan efektivitas edible coating untuk mengendalikan susut bobot buah pascapanen. Penelitian ini bertujuan mengembangkan emulsi Pickering berbasis kompleks selulosa nanokristalin–kitosan (CNC–kitosan) dan minyak biji kelor, serta mengevaluasi keterkaitan sifat fisikokimia emulsi terhadap penurunan susut bobot tomat selama penyimpanan. Emulsi diformulasikan dengan variasi rasio minyak:air yaitu 1:1 (NCM1), 1:2 (NCM2), dan 1:3 (NCM3) dan dikarakterisasi berdasarkan potensial zeta, sudut kontak, viskositas, indeks emulsifikasi (EI), dan indeks kriming (CI). Struktur antarmuka dianalisis menggunakan SEM. Emulsi diaplikasikan sebagai edible coating pada tomat, dan susut bobot diamati selama 15 hari. Hasil menunjukkan bahwa perbedaan komposisi emulsi secara signifikan memengaruhi stabilitas dan sifat antarmuka. Emulsi NCM2 menunjukkan performa terbaik dengan sudut kontak tertinggi (105,6°), EI stabil, CI terendah, serta lapisan antarmuka yang lebih rigid, sehingga menghasilkan susut bobot tomat terendah, yaitu sekitar 12,6% pada hari ke-15. Emulsi NCM3 juga stabil akibat viskositas dan repulsi elektrostatik yang tinggi, namun efektivitasnya sedikit lebih rendah dibanding NCM2. Temuan ini menegaskan bahwa rigiditas antarmuka lebih menentukan performa edible coating dibandingkan stabilitas koloid semata dan berpotensi memperpanjang umur simpan tomat.