Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Penyuluhan Membangun Kesadaran Hukum Gen-Z tentang Ancaman Judi Online Kadir, Syukron Abdul; Rahmat, Noor; Artha, Bhenu; Kaya, Axcell Ezhalio Melvin; Putri, Wulan Julianti
Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 3 (2025): August 2025
Publisher : Yayasan Pondok Pesantren Sunan Bonang Tuban

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61231/jp2m.v3i3.384

Abstract

This community service aims to provide the audience with an understanding of the phenomenon of online gambling, the legal basis, and the legal consequences of online gambling. This activity was carried out in Dukuh Hamlet RT.05, Seloharjo Village, Pundong District, Bantul Regency, in August, 3rd 2025with a target audience of 25 people using the counseling method. Knowledge about the phenomenon of online gambling, the legal basis, and the legal consequences of online gambling began to be understood by the participants, seen from the great enthusiasm to understand about these matters. Participants have understood the material presented.
Transformasi Kebijakan Pengadaan Tanah: Menegakkan Keadilan dan Hak Asasi Manusia Rahmat, Noor
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 2 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i2.9472

Abstract

Pengadaan tanah untuk proyek pembangunan sering memunculkan konflik di wilayah-wilayah yang dihuni oleh masyarakat adat di Asia Tenggara. Komunitas adat di Indonesia, Malaysia, dan Filipina kerap menjadi korban kebijakan pengadaan tanah yang sering tidak memperhatikan hak-hak mereka serta keberlanjutan lingkungan tempat tinggal mereka. Penelitian ini menginvestigasi dampak kebijakan pengadaan tanah terhadap komunitas adat dengan pendekatan multidisiplin yang melibatkan aspek hukum, sosial, budaya, dan lingkungan. Proyek-proyek pembangunan tanpa memperhatikan hak-hak masyarakat adat dapat mengancam warisan budaya, merusak lingkungan, dan menyebabkan hilangnya sumber daya alam yang tak tergantikan. Dalam menangani konflik, diperlukan pendekatan berbasis hak asasi manusia, keadilan sosial, dan keberlanjutan lingkungan, dengan reformasi kebijakan yang inklusif serta peningkatan kesadaran akan hak-hak masyarakat adat. Dengan demikian, penelitian ini berkontribusi pada pemahaman tentang dinamika dan tantangan pengadaan tanah untuk pembangunan, memberikan wawasan bagi pembuat kebijakan dan aktivis dalam mempromosikan keadilan, hak asasi manusia, dan keberlanjutan di Asia Tenggara.