Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Perbedaan Parenting Self-Efficacy Pada Ayah Dan Ibu Suku Batak Toba Lumbanbatu, Desi Fitriani; Ambarita, Togi Fitri A.
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 3 No. 5 (2023): Innovative: Journal of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masyarakat Batak, sangat menjungjung tinggi filosofi anak adalah harta yang paling berharga. Pentingnya nilai anak dalam keluarga suku batak toba yakni dikenal dengan istilah Anakkonhido Hamoraon Diau merupakan keinginan disetiap keluarga dari suku Batak Toba mewujudkan anak yang baik dan berkualitas. ‘anakkon hi do hamoraon di au’, artinya bahwa anakku adalah harta bagiku. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah ada perbedaan Parenting Self-Efficacy Ayah dan Ibu Suku Batak Toba. Sampel dalam penelitian ini yaitu ayah dan ibu suku batak toba yang berusia 25-45 tahun sebanyak 320 sampel. Metode penelitian menggunakan teknik Independent sample T-test. Penelitian ini menemukan hasil terdapat perbedaan Parenting Self-efficacy yang signifikan pada Ayah dan Ibu Suku Batak Toba di Kota Medan, dimana Parenting Self-efficacy pada Ibu lebih tinggi daripada Parenting Self-efficacy pada Ayah. Self-efficacy dengan kategori tinggi terdapat pada orang tua suku batak yang berusia 25-35 tahun yaitu sebanyak 225 orang (64,9%). Tujuan dilakukan penelitian ini untuk mengetahui perbedaan parenting self-efficacy pada ayah dan ibu suku Batak Toba di kota Medan. Metode penelitian pada penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif dengan uji independent sampel t-test . Sampel pada penelitian ini adalah ayah dan ibu suku batak toba di kota Medan. Subjek penelitian berjumlah 320 orang, responden merupakan usia 25-45 tahun yang memiliki anak usia 4-10 tahun. Data diperoleh dari dari skala untuk mengukur parenting self-efficacy. Perhitungan dilakukan dengan pengujian persyaratan analisis ( uji asumsi), yang terdiri dari uji normalitas dan uji homogenitas . Analisi data dilakukan dengan menggunakan analisis korelasi Product Moment melalui SPSS 20 for windows.Hasil penelitian menunjukkan bahwa sig. (2-tailed)= 0.016<0,05 yang menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan pada parenting self-efficacy pada ayah dan ibu .
Gambaran Parenting Self Efficacy Ibu Suku Batak Toba Yang Bekerja Di Kota Medan Marpaung, Cindy; Ambarita, Togi Fitri A.
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 3 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research (Special Issue)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i3.11943

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melihat Gambaran Parenting Self Efficacy Ibu Suku Batak Toba Yang Bekerja Di Kota Medan. Jenis penelitian pada penelitian ini merupakan penelitian kualitatif. teknik pengumpulan menggunakan (campuran), analisis data bersifat induktif atau kualitatif, dan penelitian kualitatif lebih menekankan makna dari pada generalisasi. Penelitian ini dilakukan di daerah Kota Medan, lokasi penelitian ini dipilih karena merasa dimudahkan untuk mendapat sampel penelitian karena yang menjadi subjek penelitian ini adalah individu yang ada di Kota Medan. Pemilihan sampel sumber data di penelitian ini secara purposive. Ibu responden I mampu menerapkan Parenting self efficacy dimensi Achievement (pencapaian anak), Recreation (rekreasi), Dicipline (disiplin), Nurturance (pengasuhan secara emosional), Health (kesehatan).Ibu responden II juga mampu menerapkan Parenting self efficacy dimensi Achievement (pencapaian anak), Recreation (rekreasi), Dicipline (disiplin), Nurturance (pengasuhan secara emosional), Health (kesehatan). Ibu responden I lebih menekankan Parenting self efficacy terkait kedisplinan tanpa ini berkaitan dengan Budaya Adat Batak.