Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Penerapan Laporan Keuangan Berdasarkan SAK EMKM (Studi kasus pada UMKM Batik Giriloyo) Edo Mardiansyah; Amanda, Aisyah Meutia; Wesi Oktaviani; Indi Rahmadani; Hadijjah; Mardina Anggraini Nengsi; Dorianto Gustra; Sindi Aprilia; Munti Metralia; Helmi Herawati
PAKDEMAS : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4 No 2 (2025): April
Publisher : Fakultas Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58222/pakdemas.v4i2.441

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan pelaku UMKM Batik Giriloyo dalam menyusun laporan keuangan sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan Entitas Mikro, Kecil, dan Menengah (SAK EMKM). Pencatatan keuangan yang masih bersifat konvensional, tidak terstruktur, dan belum memisahkan keuangan usaha dengan pribadi merupakan permasalahan yang dihadapi para pemilik usaha . Observasi, pelatihan teknis , dan pendampingan yang intens dan partisipatif adalah beberapa metode yang digunakan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa setelah mendapatkan pelatihan dan bimbingan , peserta UMKM mampu memberikan laporan posisi keuangan dan laporan laba rugi sederhana berdasarkan SAK EMKM Berdasarkan padasemua informasi semua informasi yang tersedia ,tersedia , faktor terpenting dalam menetapkan standar akuntansi adalah literatur akuntansi , modal manusia , dan persepsi kompleksitas standar .Faktor yang paling penting dalam penetapan standar akuntansi adalah literatur akuntansi, modal manusia, dan persepsi kompleksitas standar . Kontekstual terbukti endekatan pendidikan mempunyai kemampuan meningkatkan akuntabilitas kesadaran dan mengurangi resistensi.​kemampuan untuk meningkatkan akunt kesadaranabilitas dan mengurangi resistensi. Kegiatan ini memberikan dampak positif hasil,terhadap pengembangan program keuangan berbasis SAK EMKM dan menjadi landasan pengembangan program pemanfaatan teknologi sederhana dan kolaborasi industri.​​​​​​​​​​​Kegiatan ini memberikan dampak positif terhadap pengembangan program keuangan berbasis SAK EMKM dan menjadi landasan pengembangan program pemanfaatan teknologi sederhana dan kolaborasi industri .​​​​​​​​
IMPLEMENTASI AKUNTANSI PESANTREN DALAM MODERNISASI SISTEM PEMBUKUAN UNTUK MENINGKATKAN TRANSPARANSI DAN AKUNTABILITAS KEUANGAN PONDOK PESANTREN ASSHODIQIYAH Sri Retnoningsih; Wulan Budi Astuti; Atiq Amjadallah Alfie; Dina Pratiwi Ikaningtyas; Qomari Yatuzzahra; Sindi Aprilia; Ahmad Bagas Setianto
Jurnal Abdimas Indonesia Vol 7, No 2 (2025): JURNAL ABDIMAS INDONESIA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/jai.v7i2.2942

Abstract

Transparent and accountable financial management is a major challenge for many Islamic boarding schools in Indonesia, including the Asshodiqiyah Islamic Boarding School in Semarang. This community service activity aims to improve the financial governance of Islamic boarding schools through the modernization of the sharia-based accounting bookkeeping system according to the Islamic Boarding School Accounting Guidelines (PAP). This activity was carried out in February 2025 in the male hall of the Asshodiqiyah Islamic Boarding School, which was attended by the financial managers of the institution, male and female administrators of Asshodidiyah. The method used is a participatory approach in the form of training and mentoring for treasurers and Islamic boarding school administrators in understanding, classifying, and recording financial transactions systematically. The results of the activity showed an increase in participants' understanding of the principles of sharia accounting, their ability to prepare basic financial reports, and their commitment to implementing more orderly and accountable financial records. The implementation of this system also strengthens stakeholder trust and opens up opportunities for collaboration with external institutions. This bookkeeping modernization not only answers administrative needs, but also strengthens the position of Islamic boarding schools in building professional and sustainable financial governance.