Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Asuhan Kebidanan Berkesinambungan pada Ny. T dengan Pemberian Aromaterapi Lavender untuk Mengurangi Nyeri Persalinan di Praktik Mandiri Bidan Hj. Zurrahmi Prastika, Cindy Eka; Desi Nindya Kirana
JURNAL ILMIAH NUSANTARA Vol. 2 No. 6 (2025): Jurnal Ilmiah Nusantara
Publisher : CV. KAMPUS AKADEMIK PUBLISING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jinu.v2i6.6327

Abstract

Labor pain is a physiological problem experienced by 85-90% of mothers worldwide. In Pekanbaru, 68% of births require pain management. This Evidence-Based Practice (EBP)-based study aims to analyze the effectiveness of lavender aromatherapy in reducing labor pain integrated in the Continuity of Care (COC) model. This case study was conducted on Mrs. T, a 19-year-old primigravida, at the Independent Practice of Midwife Hj. Zurrahmi. Lavender aromatherapy interventions were administered through a diffuser during period I labor, and pain levels were measured using the Visual Analog Scale (VAS) before and after treatment. The results showed a consistent decrease in the pain scale. For example, in the active phase with a 6 cm cervical opening, the pain scale drops from 7 to 5. In the transition phase, the pain scale drops from 9 to 8 after the intervention. Aromatherapy was administered 11 times during the delivery process. The continuous obstetric care provided includes pregnancy, childbirth, postpartum period, newborns, and family planning, all of which run without complications. Delivery takes place spontaneously, the baby is born healthy (BB 3600 grams, APGAR 8/9), and the mother chooses injectable contraception at 3 months. In conclusion, the application of lavender aromatherapy within the framework of COC has been shown to be effective in lowering labor pain, increasing comfort, and supporting a positive childbirth experience.
Efektivitas Video Edukasi Sadari Terhadap Pengetahuan Deteksi Dini Kanker Payudara Pada Remaja Di Sma Negeri 2 Kota Pekanbaru Tahun 2024 Prastika, Cindy Eka; Susani Hayati
JKEMS- Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2024)
Publisher : Yayasan Rahmatan Fiddunya Wal Akhirah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58794/jkems.v2i2.878

Abstract

     Kanker payudara di Indonesia termasuk kanker paling banyak ditemukan pada perempuan dengan proporsi 30,8 persen dari total kasus kanker lainnya, yakni terdapat 65.858 kasus baru Salah satu cara yang paling efektif yang dapat dilakukan untuk mendeteksi dini kanker payudara adalah dengan melakukan pemeriksaan (SADARI).Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui efektifitas penyuluhan kesehatan tentang Pemeriksaan Payudara Sendiri (SADARI) menggunakan media video untuk meningkatkan pengetahuan remaja putri di SMA Negeri 2 Pekanbaru. Desain penelitian ini menggunakan quasi eksperimen dengan rancangan one group pretest-posttest design. Sampel dalam penelitian ini adalah siswi kelas 11 di SMA Negeri 2 Pekanbaru sebanyak 66 orang yang diambil menggunakan teknik simple random sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan kuesioner dan analisis data menggunakan uji Wilcoxon. Didapatkan bahwa mean pengetahuan siswi sebelum diberikan penyuluhan kesehatan menggunakan video edukasi SADARI yaitu (41,36) dan setelah diberikan penyuluhan kesehatan menggunakan video edukasi SADARI yaitu (83,94). Hasil penelitian ini di dapatkan hasil Asymp. Sig. (2-tailed) 0,000 < dari tingkat a 5% (0,05) maka di ketahui Ho ditolak yaitu ada efektifitas video edukasi terhadap pengetahuan pada remaja di SMA Negeri 2 Pekanbaru. Saran untuk sekolah SMA Negeri 2 Pekanbaru bisa menggunakan media video sebagai bahan ajaran terkait masalah kesehatan payudara agar meningkatkan pengetahuan pada anak usia produktif.