Dalam time computerized saat ini, kecerdasan buatan (AI) memainkan peran penting dalam mengelola dan menyajikan konten yang relevan kepada pengguna, serta meningkatkan keterlibatan dan kepuasan mereka. Penggunaan AI dalam personalisasi konten di media sosial terbukti secara signifikan meningkatkan interaksi pengguna, seperti jumlah suka (likes), komentar, dan durasi waktu yang dihabiskan di stage. Selain itu, personalisasi konten berdasarkan preferensi dan perilaku pengguna telah terbukti meningkatkan pengalaman pengguna secara keseluruhan dan menciptakan koneksi yang lebih kuat dengan stage.Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh personalisasi media sosial berbasis AI terhadap niat beli dan kepercayaan konsumen, khususnya di kalangan remaja, dewasa muda, pekerja, dan mahasiswa berusia 17–30 tahun. Information penelitian diperoleh melalui kuesioner yang dibagikan kepada 30 responden aktif pengguna media sosial, dengan rata-rata penggunaan harian antara 1–4 stick atau lebih. Instrumen penelitian mencakup persepsi responden terhadap relevansi konten, waktu kemunculan konten, keterlibatan emosional, dan niat pembelian setelah melihat konten yang dipersonalisasi.Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas responden merasa konten yang mereka lihat sesuai dengan minat dan aktivitas mereka sebelumnya. Waktu kemunculan konten juga dinilai tepat, dan sebagian besar responden mengaku tertarik secara emosional serta berniat membeli produk yang ditampilkan. Temuan ini mengindikasikan bahwa personalisasi konten berbasis AI memiliki pengaruh positif terhadap niat beli dan kepercayaan konsumen. Penelitian ini merekomendasikan agar pelaku bisnis mengoptimalkan strategi personalisasi untuk meningkatkan efektivitas pemasaran computerized.Kata Kunci: Personalisasi Konten, Media Sosial, Niat Beli, Kepercayaan Konsumen, Kecerdasan Buatan (AI).Kata Kunci: Personalisasi Konten, Media Sosial, Niat Pembeliat, kepercayaan Konsumen, Kecerdasan Buatan (AI)