Maskar, Andika Bahari
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Analysis of curriculum development and implementation at SMP Negeri 12 Bandung Maskar, Andika Bahari
Hipkin Journal of Educational Research Vol. 2 No. 2 (2025): Hipkin Journal of Educational Research, August 2025
Publisher : Himpunan Pengembang Kurikulum Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64014/hipkin-jer.v2i2.159

Abstract

Careful evaluation at the school level is necessary because the implementation of the Kurikulum Merdeka is inseparable from practical obstacles. The main challenges of implementation include the readiness of human resources, infrastructure, and supporting regulations. Therefore, case study-based research at SMP Negeri 12 Bandung is expected to reveal these specific factors. This study aims to analyze the development and implementation of the Kurikulum Merdeka. The Kurikulum Merdeka was designed as a response to the post-pandemic learning crisis and aims to provide flexibility to education units in managing learning according to local characteristics and the needs of students. The descriptive qualitative method with a case study approach was chosen to examine the problem through interviews, observation, and documentation. The results showed that the implementation of the Kurikulum Merdeka at SMP Negeri 12 Bandung was carried out in stages with several contextual adjustments. The school has integrated the Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila and implemented differentiated learning as the primary strategy. However, challenges such as a lack of in-depth understanding among teachers and limited infrastructure remain obstacles that need to be overcome. This study recommends continuous training for teachers and systematic support from the government to improve the effectiveness of curriculum implementation.   Asbtrak Evaluasi yang cermat di tingkat sekolah sangat diperlukan karena implementasi Kurikulum Merdeka tidak terlepas dari hambatan praktis. Tantangan utama implementasi mencakup kesiapan sumber daya manusia, infrastruktur, dan regulasi pendukung. Oleh karena itu, penelitian berbasis studi kasus di SMP Negeri 12 Bandung diharapkan dapat mengungkap faktor-faktor spesifik tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengembangan dan implementasi Kurikulum Merdeka. Kurikulum Merdeka dirancang sebagai respons terhadap krisis pembelajaran pasca-pandemi dan bertujuan memberikan keleluasaan kepada satuan pendidikan dalam mengelola pembelajaran sesuai dengan karakteristik lokal dan kebutuhan peserta didik. Metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus dipilih untuk mengkaji permasalahan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi Kurikulum Merdeka di SMP Negeri 12 Bandung dilakukan secara bertahap dengan beberapa penyesuaian kontekstual. Sekolah telah mengintegrasikan Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila dan menerapkan pembelajaran berdiferensiasi sebagai strategi utama. Namun, tantangan seperti kurangnya pemahaman mendalam dari guru dan keterbatasan sarana prasarana masih menjadi hambatan yang perlu diatasi. Penelitian ini merekomendasikan pelatihan berkelanjutan bagi guru dan dukungan sistematis dari pemerintah untuk meningkatkan efektivitas implementasi kurikulum. Kata Kunci: implementasi kurikulum; inovasi pembelajaran; Kurikulum Merdeka; pendidikan menengah; Profil Pelajar Pancasila