Identitas gender merupakan bagaimana seseorang merasa sebagai seorang laki- laki atau perempuan. Identitas gender mencakup kesadaran gender seseorang, termasuk apa yang mereka ketahui, pahami, dan terima sebagai laki-laki atau perempuan. Konsep gender berfungsi untuk mengetahui perbedaan laki-laki dan perempuan dari aspek sosial dan budaya. Pembentukan identitas diri pada anak mempengaruhi kepribadian dan perilaku anak saat dewasa, sehingga memperkenalkan identitas gender harus dilakukan dengan tepat karena akan tersimpan dalam memori jangka panjang anak. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui pengaruh media audio visual terhadap tingkat pengetahuan pengenalan identitas gender pada remaja di MTS darussalam gempol gedangan sukodadi lamongan. Desain penelitian ini yaitu pre- eksperimental dengan menggunakan pendekatan one group pretest-post test design. Sampel penelitian ini sebanyak 41 remaja dengan teknik pengambilan sampel yaitu total sampling. Hasil penelitian ini didapatkan bahwa setelah diberikan Audio Visual seluruh remaja (100%) memiliki tingkat pengetahuan kategori baik. Hasil data yang diperoleh pada pre test dan post test pada variabel pengetahuan didapatkan bahwa nilai signifikasi p=0,000 dengan standar signifikasi p<0,05 sehingga H1 diterima yang artinya terdapat pengaruh media audio visual terhadap tingkat pengetahuan pengenalan identitas gender pada remaja di MTS Darussalam gempol sukodadi lamongan. Berdasarkan hasil penelitian ini diharapkan tenaga kesehatan khususnya perawat komunitas dapat menggunakan Audio Visual sebagai salah satu media pendidikan kesehatan untuk meningkatkan pengetahuan pengenalan identitas gender pada remaja