Program sosialisasi peningkatan produktivitas ternak kambing melalui program penggemukan dan penyediaan pakan di Desa Kletekan, Kabupaten Ngawi, dilaksanakan untuk mengatasi penurunan populasi kambing dari 47 ekor (2022) menjadi 24 ekor (2025) akibat keterbatasan pengetahuan teknis dan manajemen pakan. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas peternak dalam teknik penggemukan, kemandirian penyediaan pakan berbasis lokal, serta penerapan sistem peternakan berkelanjutan.Kegiatan yang melibatkan 36 peserta (peternak, perangkat desa, dan BUMDes) pada 16 Juli 2025 ini menggunakan metode Participatory Action Research (PAR) dengan fokus pada tiga aspek: (1) peningkatan keterampilan penggemukan kambing, (2) kemandirian penyediaan pakan berbasis lokal, dan (3) penerapan sistem peternakan berkelanjutan. Hasil sosialisasi menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman peternak mengenai manajemen kandang, teknik pembuatan silase, dan pencegahan penyakit, yang tercermin dari antusiasme peserta dalam diskusi interaktif serta komitmen mengadopsi praktik baru seperti pemantauan kesehatan ternak dan pemanfaatan limbah untuk pupuk organik. Kegiatan ini tidak hanya berhasil menjembatani kesenjangan antara praktek tradisional dan modern tetapi juga berkontribusi pada penguatan ekonomi desa dan pencapaian SDGs (Tujuan 1 dan 8). Rekomendasi tindak lanjut mencakup pendampingan berkelanjutan, penguatan kelembagaan BUMDes, serta integrasi teknologi pengolahan limbah, yang diharapkan dapat menjadi model replicabel bagi pengembangan peternakan berbasis komunitas di wilayah lain.