Salvation teachings to this day consistently discuss the certainty of salvation, whether it comes from God or from human response to God's grace. Some believers still doubt their faith in salvation when they experience threats to their lives that lead to death, or when they witness the unending suffering of other believers. Another problem is that acts of love and good deeds, as guarantees of salvation, cannot address the problems of suffering and persecution against believers. The purpose of this study is to explain the importance of the purification stage in the salvation process. This study uses a descriptive qualitative method to gain an understanding and explanation of Remnant Theology, and an affirmative study approach to affirm the doctrine of salvation and examine God's purifying action in Remnant Theology. The results show that God's purifying action is part of a salvation process that aims to produce people who live righteously before Him.AbstrakPengajaran keselamatan sampai saat ini senantiasa berbicara tentang bentuk kepastian keselamatan baik yang datang dari pihak Allah, maupun respon manusia terhadap anugerah Allah. Sebagian orang percaya masih ragu akan keselamatan yang di yakininya pada waktu mengalami ancaman terhadap hidupnya yang membawa kepada kematian, atau saat melihat penderitaan orang percaya lainnya yang tidak pernah berahir. Masalah lain karena tindakan kasih dan perbuatan baik sebagai jaminan keselamatan, tidak dapat menjawab persoalan penderitaan dan penganiayaan terhadap orang percaya. Tujuan penelitian ini untuk menjelaskan pentingnya tahapan pemurnian dalam sebuah proses keselamatan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif guna memperoleh pengertian dan penjelasan tentang Teologi Remnant, dan pendekatan studi afirmasi untuk penegasan doktrin keselamatan serta mengkaji tindakan pemurnian Allah dalam Teologi Remnant. Hasil penelitian diperoleh bahwa tindakan pemurnian Allah merupakan bagian dari sebuah proses keselamatan yang bertujuan untuk menghasilkan umat yang hidupnya benar dihadapanNya.