Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENDAMPINGAN PRODUKSI KONTEN DIGITAL DALAM UPAYA PENGEMBANGAN PROGRAM PEMBERDAYAAN MASYARAKAT EKONOMI KREATIF DI DESA DAYUN Yozani, Ringgo Eldapi; Rumyeni; Welly Wirman; Nurul Mustaqimmah; Lintang Arum Bagasati
Dharma: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2025): Mei
Publisher : Universitas Pembangunan Nasional "Veteran" Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31315/dlppm.v6i1.13977

Abstract

Konten menjadi salah satu cara paling efektif dalam menyampaikan pesan kepada khalayak. Konten memainkan peranan penting dalam memenuhi kebutuhan akan informasi khalayak. Pembuatan konten konten digital tersebut dapat menjadi cara kreatif untuk meningkatkan dan mendorong sumber daya yang ada di masyarakat. Seperti desa Dayun yang pada tahun 2022 menjadi percontohan desa kreatif Nasional. Kementerian Pariwisata dan Ekonomi kreatif dalam programnya desa kreatif telah memilih Desa Dayun sebagai desa percontohan. Tingginya potensi Desa Dayun di siak ini membuat pengabdian yang akan dilakukan menjadi relevan karena dalam upaya pengembangan program pemberdayaan masyarakat ekonomi kreatif tentu akan menghadapi beberapa tantangan. Tujuan dari pengabdian ini adalah untuk meningkatkan kemampuan literasi digital seperti pembuatan konten kreatif. Tim pengabdian dari Universitas Riau akan turun untuk membantu memberikan solusi bagaimana membuat konten dari pemanfaatan media digital sehingga dapat membantu masyarakat desa Dayun dalam meningkatkan visibilitas, memperluas jangkauan pasar, dan meningkatkan penjualan. Penggunaan literasi digital dan platform seperti Canva dan Capcut. Kegiatan pengabdian ini akan menghasilkan luaran berupa publikasi artikel dalam jurnal akreditasi nasional Sinta 6, publikasi kegiatan pengabdian pada media online, video dokumentasi kegiatan yang dipublikasikan pada youtube fakultas, dan laporan akhir pengabdian. Diharapkan bahwa kegiatan pengabdian ini akan membantu Masyarakat di Desa Dayun Kabupaten Siak dapat mengubah ekonomi lokal dan berkontribusi pada pembangunan berkelanjutan. Dengan meningkatkan kapasitas dan keterampilan digital mereka, Masyarakat tidak hanya akan mampu bersaing di pasar lokal dan nasional, tetapi juga akan membantu menciptakan lapangan kerja baru dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat setempat lainnya. Pada akhirnya, tujuan dari program ini adalah untuk membangun ekosistem masyarakat ekonomi kreatif yang dapat membantu pertumbuhan ekonomi Kabupaten Siak dalam jangka panjang
Monetisasi Dan Rasionalisasi Konsumsi Pada Wacana Lipstick Effect Dalam Promosi Merek The Originote Lintang Arum Bagasati; Sari, Mutia Novela; Syahnaz Savitri
Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 15 No 1 (2026): JKMS : Jurnal Ilmu Komunikasi
Publisher : Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study examines The Originote brand’s promotional strategies, which represent the monetization and rationalization of consumer emotions through the Lipstick Effect phenomenon. This phenomenon illustrates consumers’ tendency to purchase products even under limited economic conditions. The study employs Fairclough’s Critical Discourse Analysis with three levels of analysis: text, discursive practice, and social practice. Data were collected purposively from promotional content on The Originote’s TikTok account (@theoriginote) between January and October 2025 to capture emerging discourse patterns. The findings show that, at the textual level, narratives of affordability, social closeness, and humor are used to frame consumption as a logical and emotional form of self-care. At the discursive practice level, content is adjusted to specific moments, reflecting sensitivity to consumers’ emotional states and life rhythms. At the social practice level, affective capitalism operates by framing consumption as a form of personal responsibility while simultaneously reproducing gendered pressures to appear attractive. The promotional discourse shapes consumer mindsets through language that combines economic, symbolic, and affective functions, aligning with the logic of the Lipstick Effect.