Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Manuscript of the Mushaf al-Qur’an from the Lingga Kingdom on Penyengat Island, Kepulauan Riau: Analysis of History, Rasm, and Qira'at Hermawan, Wendy; Putra, Afriadi; Wilaela
QOF Vol. 7 No. 1 (2023)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Keiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30762/qof.v7i1.994

Abstract

The Lingga Kingdom is one of the Malay kingdoms that has many historical legacies that are intellectual property. One of them is the large number of al-Qur'an Mushaf manuscripts scattered in this area, especially on Lingga Island and Penyengat Island. This study focused on research on a manuscript found on Penyengat Island with inventory number M. 1 24 and an analysis of the use of rasm and qira`at as the formulation of the problem to be studied. This study was field research used qualitative methods with textological approaches, rasm science, and qira`āt science. Research data obtained from the results of observations, interviews, and documentation obtained during research. The data is reduced and described in detail then drawn a deductive conclusion. Judging from the use of the words hadhf, ziyādah, hamzah, badl, waṣl wa faṣl, and the writing of the qira`āt. This manuscript falls into the category of mushaf with mixed rasm, namely the use of rasm imlā`i and rasm ‘uthmāni simultaneously. Meanwhile, from the aspect of the type of qira`āt used, this manuscript follows the qira`at of Imam Ậṣim al-Kūfi through the narration of Imam Hafṣ.
Mushaf Al-Qur’an Kuno Koleksi Museum Sultan Sulaiman Badrul Alamsyah Kota Tanjungpinang; Analisis Tekstologi Andryan Rahmana Riswandi; Agus Firdaus Chandra; Wilaela
Journal Hub for Humanities and Social Science Vol. 2 No. 2 (2025): 2025: July - December
Publisher : Yayasan Masjid Al-Muhajirin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63847/pa2m0q50

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk memaparkan karakteristik fisik dan kandungan dan kandungan isi atau nonfisik Mushaf Al-Qur'an koleksi Museum Sultan Sulaiman Badrul Alamsyah di Kota Tanjungpinang. Aspek fisik yang dianalisis meliputi dari segi bahan, desain serta ornamen hiasan. Sementara aspek nonfisik mencakup konteks sejarah, nilai-nilai budaya dan aspek tekstual termasuk penerapan kaidah rasm. Dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan filologi dan tekstologi, kemudian data dikumpulkan melalui observasi langsung terhadap mushaf Al-Qur'an tersebut, wawancara dengan kurator museum dan dokumentasi atau studi literatur. Analisis dilakukan terhadap aspek material, seperti penggunaan kertas daluwang, tinta alami dan motif iluminasi khas Melayu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mushaf Al-Qur'an Kuno ini memiliki nilai historis, estetis dan religius yang tinggi. Iluminasinya berbentuk ornamen bercorak flora dan geometri, sementara rasm menggunakan pola penulisan rasm utsmani. Penelitian ini diharapkan memberikan kontribusi bagi upaya pelestarian mushaf Al-Qur'an serta menjadi referensi untuk kajian mendalam tentang sejarah dan budaya Islam di Wilayah Melayu-Nusantara.