Mahdalena, Amoria
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Peningkatan Keterbukaan Emosional Dan Kepedulian Sosial Peserta Didik SMAN 16 Samarinda Melalui Inovasi Dalam Pembelajaran Matematika Mahdalena, Amoria
Prosiding Seminar Nasional PPG Universitas Mulawarman Vol. 6 (2025): Peningkatan Kompetensi Mahasiswa Melalui Implementasi Pembelajaran Deep Learning dan
Publisher : Program Studi Pendidikan Profesi Guru, Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ketertutupan emosional dan rendahnya kepedulian sosial antarpeserta didik dapat menjadi hambatan dalam proses pembelajaran, terutama dalam interaksi sosial dan partisipasi di kelas. Kondisi ini ditemukan dalam pembelajaran Matematika di kelas X-10 SMA Negeri 16 Samarinda, di mana suasana kelas cenderung kaku, minim empati, dan terbatasnya interaksi lintas kelompok. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterbukaan emosional dan kepedulian sosial peserta didik melalui inovasi pembelajaran sosial- emosional bertajuk Ruang Emosi Kelas Kita dalam pembelajaran Matematika. Penelitian menggunakan pendekatan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) model Kemmis dan McTaggart yang dilaksanakan dalam tiga siklus. Subjek penelitian adalah 30 peserta didik kelas X-10 SMA Negeri 16 Samarinda, sedangkan objek penelitian adalah penerapan empat komponen inovasi: Emotional Box, Pertukaran Emosi, Ice Breaking Sosial- Emosional, dan teknik mindfulness STOP. Data dikumpulkan melalui observasi, jurnal refleksi guru, dokumentasi, dan angket persepsi peserta didik berbasis indikator CASEL (2020). Teknik analisis yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan dalam partisipasi emosional siswa, keberanian mengekspresikan perasaan, serta respons empatik terhadap teman. Suasana kelas menjadi lebih terbuka, akrab, dan mendukung pembelajaran kolaboratif. Rata-rata skor angket menunjukkan peningkatan pada ketiga indikator sosial-emosional utama, dengan kategori akhir “tinggi” hingga “sangat tinggi.” Inovasi ini terbukti mampu menciptakan iklim kelas yang sehat dan inklusif tanpa mengganggu capaian akademik. Temuan ini menunjukkan bahwa integrasi pembelajaran sosial-emosional dalam mata pelajaran eksakta seperti Matematika dapat memberikan dampak positif terhadap kesejahteraan emosional dan interaksi sosial peserta didik.