Ulfah, Choiria Firdatul
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Penerapan Health Action Process Approach (HAPA) Sebagai Kerangka Perencanaan Perubahan Perilaku Kesehatan: Sebuah Tinjauan Sistematik Kuantitatif Ulfah, Choiria Firdatul; Asmaningrum, Nurfika; Susanto, Tantut
Jurnal Promotif Preventif Vol 8 No 4 (2025): Agustus 2025: JURNAL PROMOTIF PREVENTIF
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Pancasakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47650/jpp.v8i4.1937

Abstract

Perubahan perilaku kesehatan memerlukan pendekatan teoretis yang komprehensif agar intervensi yang diterapkan lebih terarah dan efektif. Salah satu model yang banyak digunakan adalah Health Action Process Approach (HAPA) yang membagi proses perubahan perilaku menjadi fase motivasional dan volisional. Penelitian ini bertujuan untuk mereview penerapa model HAPA dalam manajemen perubahan perilaku kesehatan. Systematic review ini mengikuti panduan PRISMA dan mencakup literatur dari PubMed, Scopus, Sage, dan Wiley Online, yang dipublikasikan antara 2020–2024. Strategi pencarian menggunakan kombinasi kata kunci spesifik dengan operator Boolean dan disesuaikan dengan karakteristik tiap basis data. Sebanyak 19 artikel kuantitatif yang menggunakan HAPA secara eksplisit dianalisis, meliputi desain studi, target perilaku, dan komponen HAPA yang diuji. Hasil menunjukkan bahwa perilaku kesehatan yang menjadi target dalam penelitian ini cukup beragam, mencakup kepatuhan minum obat (n = 4), perilaku diet (n = 4), kebersihan mulut (n = 2), aktivitas fisik (n = 3), perilaku sedentari (n = 1), pencegahan influenza (n = 1), manajemen diri diabetes (n = 2), serta aktivasi perilaku pada individu dengan depresi (n = 2). Hal ini menunjukkan bahwa HAPA memiliki sifat transdiagnostik dan adaptif terhadap berbagai jenis perilaku kesehatan, baik preventif maupun terapeutik.
Optimalisasi Perencanaan, Pengorganisasian, dan Pelaksanaan Dokumentasi Implementasi Asuhan Keperawatan Melalui Sistem CARE TAG di RS X Kabupaten Jember Ulfah, Choiria Firdatul; Wisnugati, Ardho Yuwono; Susanto, Tantut; Iriawandani, Debie Saktyana
Jurnal Manajemen Kesehatan dan Keperawatan Vol. 2 No. 4 (2026): Jurnal Manajemen Kesehatan dan Keperawatan
Publisher : Universitas Dirgantara Marsekal Suryadarma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35968/hj2nqr25

Abstract

Pendokumentasian asuhan keperawatan merupakan indikator penting mutu pelayanan rumah sakit, namun masih sering mengalami ketidaklengkapan dan inkonsistensi. Audit internal di RS X Kabupaten Jember menunjukkan rendahnya kepatuhan dokumentasi, khususnya pada komponen SBAR, edukasi pasien, verifikasi oleh dokter penanggung jawab pasien (DPJP), dan instruksi profesional pemberi asuhan (PPA). Penelitian ini bertujuan menganalisis efektivitas penerapan sistem CARE-TAG (Clinical Assessment & Recording Evaluation – Training & Guidance) dalam meningkatkan kepatuhan dokumentasi keperawatan. Penelitian ini menggunakan desain pre–post intervention tanpa kelompok kontrol dengan pendekatan deskriptif. Subjek penelitian melibatkan 17 perawat di Ruang Catleya RS X yang dipilih melalui total sampling. Intervensi CARE-TAG dilakukan melalui in house training, penggunaan checklist monitoring harian, supervisi langsung, self-assessment, serta umpan balik real-time. Evaluasi dilakukan selama empat hari terhadap kelengkapan dokumentasi SBAR, instruksi PPA, edukasi pasien, discharge planning, dan verifikasi DPJP. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan kepatuhan dokumentasi, dengan kelengkapan SBAR meningkat dari 61,54% menjadi 100% dan instruksi PPA mencapai kepatuhan penuh sejak hari ketiga. Dokumentasi edukasi pasien dan discharge planning mencapai 84,6%, sementara verifikasi DPJP masih rendah. CARE-TAG efektif meningkatkan kepatuhan dokumentasi keperawatan dalam jangka pendek dan memerlukan dukungan kolaborasi interprofesional serta integrasi teknologi untuk keberlanjutan.   Nursing care documentation is a key indicator of hospital service quality; however, it often remains incomplete and inconsistent. An internal audit at Hospital X in Jember Regency revealed low compliance in nursing documentation, particularly in SBAR components, patient education, verification by attending physicians, and professional caregiver instructions. This study aimed to analyze the effectiveness of the CARE-TAG (Clinical Assessment & Recording Evaluation – Training & Guidance) system in improving nursing documentation compliance. This study employed a pre–post intervention design without a control group using a descriptive approach. The participants were 17 nurses working in the Catleya Ward of Hospital X, recruited through total sampling. The CARE-TAG intervention included in-house training, daily monitoring checklists, direct supervision, self-assessment, and real-time feedback. Documentation compliance was evaluated over four consecutive days, focusing on SBAR documentation, professional caregiver instructions, patient education, discharge planning, and physician verification. The findings showed improved documentation compliance, with SBAR completeness increasing from 61.54% to 100% and professional caregiver instructions achieving full compliance by the third day. Documentation of patient education and discharge planning reached 84.6%, whereas physician verification remained low. CARE-TAG was effective in improving short-term nursing documentation compliance and requires strengthened interprofessional collaboration and health information technology integration to ensure sustainability