Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

IMMANUEL "ALLAH BESERTA KITA" EKSEGESIS YESAYA 7:14 Waruwu, Erliwati
GENEVA: JURNAL TEOLOGI DAN MISI Vol. 11 No. 2 (2021): Desember 2021
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Injili Abdi Allah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71361/gjtm.v11i2.63

Abstract

AbstractIn the Old Testament there is a prophecy about God Himself giving a sign, a virgin gave birth and a son she would name Immanuel. Women in general, give birth and give birth to a child, both male and female due to sexual relations or feuds and desires of both parties. However, a remarkable result occurred to a young and virgin woman named Mary who gave birth to a child, namely the baby Jesus, who was called "Immanuel". The birth of the baby Jesus through Mary was a divine creation because without having sex with any man, her fiancé, Joseph, was a carpenter. Mary's pregnancy did not go through a process where there was sexual intercourse, but it happened because of the power of the Holy Spirit. The Holy Spirit does not mean having sexual relations with Mary but imagines Mary is a miraculous and creative work of God's power beyond all human reason. So that the child who is born is not fully human but He is also only fully God because He comes from God and takes the form of an ordinary human. Keywords: God, Prophecy, a sign, a virgin, Immanuel Abstrak                                                                                                                           Dalam perjanjian lama terdapat nubuat tentang Allah sendiri memberikan suatu tanda, seorang perawan mengandung dan melahirkan seorang anak laki-laki dia  akan menamakan Dia Immanuel. Wanita pada umunya, mengandung dan melahirkan seorang anak, baik lelaki maupun perempuan disebabkan oleh hubungan seksualitas atau perseteruan dan keinginan kedua belah pihak. Akan tetapi sebuah keajaiban yang luar biasa terjadi terhadap seorang perempuan muda dan masih perawan bernama Maria yang mengandung dan melahirkan seorang anak yaitu bayi Yesus yang disebut “Immanuel”. Kelahiran bayi Yesus melalui Maria adalah sebuah keajaiban Ilahi karena tanpa bersetubuh dengan laki-laki mana pun apa lagi terhadap seorang tunanganya bernama Yusuf seorang tukang kayu. Kehamilan Maria tidak melalui sebuah proses alami dimana adanya hubungan seksual, namun hal itu terjadi karena kuasa Roh Kudus. Roh Kudus bukan berarti melakukan hubungan seksual terhadap Maria melainkan kehamilan Maria adalah suatu karya kuasa Allah yang ajaib dan kreatif melampaui segala akal manusia. Sehingga anak yang lahir itu bukan hanya manusia sepenuhnya namun Dia juga Allah sepenuhnya sebab Dia berasal dari Allah dan mengambil rupa seperti manusia biasa.Kata kunci: Allah, Nubuat, suatu tanda, seorang perawan, Immanuel