Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Interoperabilitas: Konsep, Implementasi, Dan Tantangan Dalam Era Transformasi Digital Maulana, Sandi Agus
Journal of Comprehensive Science Vol. 4 No. 8 (2025): Journal of Comprehensive Science
Publisher : Green Publisher Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59188/jcs.v4i8.3552

Abstract

Interoperability has become a crucial element in digital transformation, enabling different systems and applications to effectively exchange information. This article presents the results of a literature review aimed at examining the concepts, dimensions, and challenges of implementing interoperability within the context of modern digital environments. Primary sources include international journals such as Hodapp & Hanelt (2022), Scheibner et al. (2021), and national studies from the public sector (Fajar, 2023; Siregar & Nasution, 2023). Thematic analysis reveals that interoperability involves technical, semantic, organizational, and cultural aspects. Key challenges include gaps in standards, organizational cultural resistance, limited infrastructure, and inadequate regulations. This study suggests that the development of adaptive interoperability models, supported by digital governance and education, should become a focal point for future research and policy.
Analisis Kesenjangan Capaian Antrian Online di Rumah Sakit Rama Hadi terhadap Target Capaian Antrian Online BPJS Kesehatan Maulana, Sandi Agus
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36418/syntax-literate.v10i9.61440

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesenjangan antara proses bisnis layanan antrian online pasien BPJS Kesehatan di Rumah Sakit Rama Hadi dengan target capaian yang ditetapkan oleh BPJS Kesehatan Kantor Cabang Karawang. Layanan antrian online merupakan salah satu transformasi digital untuk meningkatkan efektifitas dan kenyamanan dalam proses pendaftaran pasien. Dengan adanya antrian online ini, diharapkan pasien akan mengetahui estimasi waktu pelayanan di Rumah Sakit sehingga tidak perlu lagi lama mengantri di Rumah Sakit. Namun, dalam implementasinya, sering kali terdapat perbedaan antara prosedur aktual di lapangan dengan standar atau target yang ditetapkan oleh pihak BPJS Kesehatan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif dengan membandingkan data task id layanan di Rumah Sakit pada aplikasi Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit dengan laporan capaian antrian online dari BPJS Kesehatan Cabang Karawang. Hasil analisis menunjukkan bahwa terdapat beberapa kesenjangan signifikan dalam, ketertiban dan kepatuhan dokter terhadap jadwal praktek, kecepatan dan ketepatan penyajian obat di farmasi dan kurang nya sosialisasi kepada pasien terkait penggunaan antrian online ini. Temuan ini menjadi dasar rekomendasi perbaikan proses bisnis agar dapat selaras dengan target capaian BPJS Kesehatan Cabang Karawang serta meningkatkan kepuasan dan pengalaman pasien dalam menggunakan layanan antrian online. Diharapkan rekomendasi ini juga bisa diimplentasikan di Rumah Sakit yang memiliki capaian antrian online yang masih di bawah standar dari BPJS Kesehatan