This Author published in this journals
All Journal IPSSJ
Mohamad Abdul Gugut Ilu, Riana Diah Sitharesmi, Nurlia Djafar, Trubus Semiaji, La Ode Karlan
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

MATES BENTUK PENYAJIAN TIDI LO O’AYABU PADA ACARA PENYAMBUTAN TAMU DI DESA TALUMOPATU PROVINSI GORONTALO Mohamad Abdul Gugut Ilu, Riana Diah Sitharesmi, Nurlia Djafar, Trubus Semiaji, La Ode Karlan
Integrative Perspectives of Social and Science Journal Vol. 2 No. 03 Agustus (2025): Integrative Perspectives of Social and Science Journal
Publisher : PT Wahana Global Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tidi Lo O’Ayabu adalah tarian yang digelar pada acara penyambutan tamu. Adapun rumusan masalahnya adalah Bagaimana bentuk penyajian Tidi Lo O’ayabu pada acara penyambutan tamu di desa talumopatu provinsi gorontalo. Bagaimana peran Tidi Lo O’ayabu dalam menjaga hubungan sosial dan budaya antara masyarakat saat ini. Tidi Lo O'ayabu merupakan warisan budaya masyarakat Gorontalo yang memiliki makna simbolik dan filosofi mendalam. Tujuan penelitian ini adalah untmendeskripsikan bentuk penyajian tari, unsur-unsur yang terlibat seperti gerakan, musik, dan kostum, serta peran tari dalam menjaga hubungan sosial dan budaya dengan tamu yang berkunjung. Selain itu, penelitian ini juga mengkaji perubahan yang terjadi dalam penyajian tari akibat pengaruh modernisasi, upaya pelestarian yang dilakukan, dan pandangan masyarakat terhadap pentingnya pelestarian tradisi ini. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Tidi Lo O'ayabu disajikan dengan gerakan yang anggun dan lembut oleh penari putri, Tidi Lo O'ayabu mempunyai 14 ragam gerak. Kostum yang digunakan menampilkan motif dan warna tradisional Gorontalo. Jumlah penari dalam Tidi Lo O'ayabu sebanyak 5 orang dan hanya ditarikan oleh perempuan. Musik yang digunakan sebagai pengiring sudah dalam bentuk MP3. Tari ini berperan penting dalam menyambut tamu dengan kehangatan dan keindahan seni tradisional, sekaligus mempererat hubungan sosial dan budaya antara masyarakat Desa Talumopatu dengan para tamu. Meski pengaruh modernisasi, masyarakat tetap berkomitmen untuk melestarikan tradisi Tidi Lo O'ayabu melalui program pelatihan, workshop, dan kerja sama dengan lembaga pendidikan serta pemerintah lokal. Pandangan masyarakat terhadap pentingnya pelestarian tradisi ini sangat positif, sebagai warisan berharga dan identitas budaya yang harus dijaga dengan sungguh-sungguh.