This Author published in this journals
All Journal Nutrizione
Qurrota A'yuni Maryam Isfahani
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Hubungan Aktivitas Fisik dan Kebiasaan Sarapan dengan Status Gizi Siswa Sekolah Dasar Negeri 1 Kejiwan Kabupaten Wonosobo Qurrota A'yuni Maryam Isfahani
NUTRIZIONE - Nutrition Research and Development Journal Vol. 5 No. 1 (2025): Nutrizione
Publisher : Bachelor Nutrition Study Program - Faculty of Medicine

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/nutrizione.v5i1.25049

Abstract

Status gizi adalah keadaan tubuh akibat dari konsumsi makanan dan zat-zat gizi. Tujuan dari penelitianini adalah untuk mengetahui hubungan aktivitas dan kebiasaan sarapan dengan status gizi siswa Sekolah DasarNegeri 1 Kejiwan Kabupaten Wonosobo. Jenis penelitian ini adalah studi komparatif. Populasi dalam penelitianini adalah siswa kelas 1-5 Sekolah Dasar Negeri 1 Kejiwan Kabupaten Wonosobo. Jenis penelitian ini adalahobservasional analitik dengan rancangan cross-sectional menggunakan teknik stratified random samplingdengan 67 responden siswa Sekolah Dasar Negeri 1 Kejiwan Kabupaten Wonosobo. Kriteria inklusi adalahhadir saat pengambilan data, bersedia menjadi responden, dalam keadaan sehat, sedangkan kriteria eksklusiadalah siswa kelas 6 dan memiliki penyakit infeksi. Penggolongan status gizi menggunakan IMT/U dan diukurberat badannya menggunakan timbangan serta tinggi badan dengan microtoa. Aktivitas fisik menggunakanIPAQ-C dan kebiasaan sarapan menggunakan kuesioner kebiasaan sarapan. Analisis data menggunakan ujiSpearman Rank. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak ada hubungan antara aktivitas fisik  dengan statusgizi siswa (p= 0,163), dan tidak ada ada hubungan antara kebiasaan sarapan  dengan status gizi siswa (p= 0,221).Kesimpulan penelitian ini adalah aktivitas fisik dan kebiasaan sarapan tidak berhubungan secara langsungdengan status gizi siswa, dan dapat dipengaruhi oleh faktor lain seperti konsumsi harian dan penyakit infeksi.