Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pembuatan Alat Permainan Edukatif Tikar Pelangi: Pengabdian Ahmad Syukri Sitorus; Ilham Yunus; Velissa Amelia Batubara; Siti Fadhilah Harahap; Hervani Anggraini Sefia Maja; Rekha Dyta Amelia
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 1 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 1 (Juli 2025 -
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i1.1931

Abstract

Pengabdian ini bertujuan untuk mengembangkan APE (Alat Permainan Edukatif) Tikar Pelangi sebagai media pembelajaran yang mendukung perkembangan holistik anak usia dini. Tikar Pelangi dirancang dengan mempertimbangkan enam aspek perkembangan anak yaitu fisik motorik, kognitif, bahasa, moral dan agama, sosial emosional, serta seni dan kreativitas. Pengabdian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode PAR (Participatory Action Research)yang melibatkan partisipasi aktif mahasiswa sebagai pengabdian dan guru TK sebagai praktisi lapangan. Kegiatan dilaksanakan di TK Kurnia melalui tahap koordinasi, perancangan dan pembuatan tikar, serta pelatihan guru. Meskipun observasi langsung terhadap anak tidak dapat dilakukan karena masa libur sekolah, pelatihan kepada guru berhasil dilaksanakan dengan fokus pada teknik penggunaan media dalam berbagai kegiatan pembelajaran. Hasil Pengabdian menunjukkan bahwa APE Tikar Pelangi memiliki potensi besar dalam merangsang perkembangan anak melalui permainan yang menarik secara visual dan interaktif. Desain yang fleksibel memungkinkan penggunaan dalam berbagai aktivitas kelompok, mengenalkan variasi pola warna, serta merangsang komunikasi dan pergerakan anak. Evaluasi informal melalui diskusi dengan guru menunjukkan kesiapan dan antusiasme dalam menggunakan media edukatif ini ketika pembelajaran kembali aktif. This study aims to develop Educational Game Tools (APE) Rainbow Mat as a learning medium that supports the holistic development of early childhood. The Rainbow Mat is designed by considering six aspects of child development: physical motor, cognitive, language, moral and religious, social emotional, and arts and creativity. The research uses a qualitative approach with Participatory Action Research (PAR) method involving active participation of students as researchers and kindergarten teachers as field practitioners. Activities were carried out at Kurnia Kindergarten through coordination, design and mat making, and teacher training stages. Although direct observation of children could not be conducted due to school holidays, teacher training was successfully implemented with focus on media usage techniques in various learning activities. The research results show that Rainbow Mat APE has great potential in stimulating child development through visually and interactively engaging games. The flexible design allows use in various group activities, introduces color pattern variations, and stimulates children's communication and movement. Informal evaluation through discussions with teachers showed readiness and enthusiasm in using this educational media when learning becomes active again.
Keberagaman Anak Usia Dini di Indonesia: Implikasinya terhadap Pembelajaran Inklusif di Paud Azizah Hanum OK; Aidatul Fitroh Munthe; Ilham Yunus; Velissa Amelia Batubara
Inovasi Pendidikan dan Anak Usia Dini Vol. 3 No. 3 (2026): Juli: Inovasi Pendidikan dan Anak Usia Dini
Publisher : Asosiasi Riset Ilmu Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61132/inpaud.v3i3.1171

Abstract

Indonesia is known as a country with a very high level of diversity, encompassing ethnic groups, religions, languages, cultures, genders, and individual abilities. This diversity is a national asset that needs to be understood and appreciated from an early age. Early Childhood Education (ECE) plays a strategic role in fostering children's understanding of diversity. This article aims to examine the forms of diversity in Indonesia, the characteristics of young children in the context of diversity, and the implications of diversity for early childhood education. The method used is a literature review (library research) by analyzing various relevant scholarly sources. The findings indicate that young children possess unique characteristics that support learning about diversity, such as high curiosity, active engagement, and a strong imagination. The implications of diversity for early childhood education require the implementation of inclusive learning practices, varied teaching methods, and the utilization of digital media and local cultural resources. Therefore, diversity should not be viewed as an obstacle but rather as an opportunity to develop a generation that is tolerant, respectful of differences, and capable of living harmoniously in a multicultural society or formula.