Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENGARUH PENAMBAHAN LIMBAH STYROFOAM TERHADAP BENDA UJI PADA AC-WC MELALUI PENGUJIAN MARSHALL Maya Nabila Delani; Patriotika, Fithriyah
Menara: Jurnal Teknik Sipil Vol. 21 No. 1 (2026): Menara : Jurnal Teknik Sipil
Publisher : Teknik Sipil, Fakultas Teknik Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/jmenara.v21i1.55499

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh penambahan limbah styrofoam terhadap karakteristik campuran aspal pada lapisan permukaan jalan atau Asphalt Concrete-Wearing Course (AC-WC). Limbah styrofoam, sebagai salah satu material termoplastik berbasis polistirena, memiliki potensi untuk dimanfaatkan dalam modifikasi campuran aspal guna mengurangi pencemaran lingkungan. Penelitian dilakukan melalui pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen laboratorium. Tahapan meliputi persiapan bahan, pencampuran agregat dan aspal dengan variasi kadar styrofoam, pembuatan benda uji, serta pengujian karakteristik Marshall sesuai standar nasional. Parameter yang dianalisis meliputi stabilitas, flow, dan parameter volumetrik campuran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan styrofoam berdampak negatif terhadap performa campuran dengan stabilitas menurun dan kelelehan meningkat seiring dengan penambahan styrofoam. Campuran tanpa styrofoam menunjukkan ketahanan yang lebih baik terhadap beban lalu lintas dan perubahan iklim. Dengan demikian, limbah styrofoam tidak direkomendasikan sebagai bahan tambahan dalam campuran aspal karena tidak memberikan peningkatan mutu teknis. Pemanfaatan limbah non-biodegradable dalam konstruksi perlu dikaji ulang apabila tidak memberikan kontribusi positif terhadap keberlanjutan atau kinerja struktural.
Tinjauan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) terhadap Pekerjaan Aluminium Composite Panel (ACP) pada Proyek Pembangunan Project XYZ Maya Nabila Delani; Ari Syaiful Rahman Arifin
JOURNAL OF CIVIL ENGINEERING BUILDING AND TRANSPORTATION Vol. 9 No. 2 (2025): JCEBT SEPTEMBER
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/jcebt.v9i2.18219

Abstract

Pekerjaan konstruksi fasad pada gedung bertingkat memiliki tingkat risiko tinggi, terutama pada pemasangan Aluminium Composite Panel (ACP) yang dilakukan pada area ketinggian. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi potensi bahaya, menganalisis tingkat risiko, serta mengevaluasi penerapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) dan Sistem Manajemen Keselamatan Konstruksi (SMKK) pada pekerjaan ACP di Project XYZ. Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan evaluatif melalui observasi lapangan, wawancara dengan petugas K3/QHSE, serta studi dokumen IBPRP dan JSA. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pekerjaan ACP memiliki potensi bahaya utama berupa jatuh dari ketinggian, terpeleset di scaffolding, tertimpa material, serta cedera akibat penggunaan alat kerja. Penerapan K3 di Project XYZ telah dilakukan melalui penggunaan alat pelindung diri (APD) seperti safety helmet, safety vest, safety shoes, dan body harness, serta pengendalian administratif berupa safety induction, toolbox meeting, safety talk, dan pengawasan rutin oleh tim QHSE. Dokumen IBPRP dan JSA telah digunakan sebagai pedoman identifikasi dan pengendalian risiko. Secara umum, penerapan K3 telah berjalan cukup baik dan tidak ditemukan kejadian kecelakaan kerja pada pekerjaan ACP, namun masih diperlukan peningkatan kedisiplinan penggunaan APD dan penguatan pengawasan pekerjaan di ketinggian. Penelitian ini memberikan implikasi bahwa penguatan implementasi SMKK secara konsisten dapat meningkatkan efektivitas pengendalian risiko pada pekerjaan konstruksi berisiko tinggi.