Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

ANALISIS POTENSI SUMBER DAYA ALAM KABUPATEN PADANG LAWAS DALAM MENINGKATKAN PEREKONOMIAN LOKAL: STUDI KASUS PADA SEKTOR PERTANIAN DAN PERKEBUNAN Tolentino, S.Pt, MM, Tolentino
Jurnal Akuntansi, Manajemen dan Ilmu Ekonomi (Jasmien) Vol. 4 No. 01 (2023): Jurnal Akuntansi, Manajemen dan Ilmu Ekonomi (Jasmien)
Publisher : Cattleya Darmaya Fortuna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis potensi sumber daya alam di Kabupaten Padang Lawas, khususnya pada sektor pertanian dan perkebunan, serta dampaknya terhadap peningkatan perekonomian lokal. Kabupaten Padang Lawas, yang terletak di Sumatera Utara, dikenal memiliki potensi alam yang melimpah, terutama di sektor pertanian dan perkebunan. Komoditas unggulan seperti padi, kopi, kelapa sawit, dan karet memiliki peran penting dalam perekonomian daerah. Meskipun demikian, potensi ini belum dimanfaatkan secara optimal, sehingga penting untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi pengembangan sektor-sektor tersebut. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kuantitatif dan kualitatif. Data primer dikumpulkan melalui wawancara dengan petani, pelaku usaha perkebunan, dan pejabat terkait di Kabupaten Padang Lawas, sementara data sekunder diperoleh dari Badan Pusat Statistik (BPS) dan instansi terkait lainnya. Analisis data kuantitatif dilakukan dengan menghitung kontribusi sektor pertanian dan perkebunan terhadap PDRB daerah menggunakan rumus kontribusi sektor terhadap PDRB, sedangkan analisis kualitatif dilakukan untuk menggali persepsi masyarakat mengenai tantangan dan peluang dalam sektor ini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sektor pertanian dan perkebunan memberikan kontribusi signifikan terhadap perekonomian lokal, dengan kontribusi sektor pertanian mencapai sekitar 25% dari PDRB Kabupaten Padang Lawas. Namun, sektor ini menghadapi berbagai tantangan, termasuk akses pasar yang terbatas, kurangnya pengelolaan teknologi yang efisien, dan kualitas produk yang masih rendah. Selain itu, faktor-faktor seperti infrastruktur, kebijakan pemerintah, dan keterampilan petani turut mempengaruhi potensi pengembangan sektor ini.
ANALISIS PENGARUH KEBIJAKAN PEMERINTAH TERHADAP PENINGKATAN PENJUALAN ONLINE DAN LEGALITAS UMKM DI KABUPATEN PADANG LAWAS UTARA Tolentino, S.Pt, MM, Tolentino
Jurnal Akuntansi, Manajemen dan Ilmu Ekonomi (Jasmien) Vol. 3 No. 02 (2023): Januari
Publisher : Cattleya Darmaya Fortuna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54209/jasmien.v4i01.1610

Abstract

UMKM (Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah) memegang peranan penting dalam perekonomian Indonesia, termasuk di Kabupaten Padang Lawas Utara. Namun, meskipun kontribusinya signifikan, banyak UMKM yang masih menghadapi kendala dalam hal akses pasar dan legalitas usaha. Dalam rangka mendukung keberlanjutan dan perkembangan UMKM, pemerintah telah meluncurkan berbagai kebijakan, seperti pelatihan digitalisasi dan fasilitasi legalisasi usaha, yang bertujuan untuk meningkatkan kinerja UMKM melalui penjualan online dan status legalitas usaha. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kebijakan pemerintah terhadap peningkatan penjualan online dan legalitas UMKM di Kabupaten Padang Lawas Utara. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif dengan desain penelitian deskriptif dan analitis. Data dikumpulkan melalui survei terhadap 100 pelaku UMKM yang telah mendapatkan dukungan kebijakan pemerintah terkait digitalisasi dan legalisasi usaha. Analisis data dilakukan menggunakan regresi linier berganda untuk mengukur pengaruh kebijakan pemerintah terhadap dua variabel dependen: penjualan online dan legalitas usaha.Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebijakan pemerintah yang terkait dengan pelatihan digital memiliki pengaruh positif yang signifikan terhadap peningkatan penjualan online UMKM di Padang Lawas Utara. Selain itu, kebijakan pemerintah dalam hal legalisasi usaha juga terbukti berpengaruh positif terhadap peningkatan legalitas UMKM di daerah tersebut. Secara keseluruhan, kebijakan pemerintah terbukti efektif dalam mendukung pengembangan UMKM, namun terdapat tantangan terkait sosialisasi kebijakan dan aksesibilitas bagi UMKM yang lebih kecil.
EVALUASI DAMPAK KESEJAHTERAAN SOSIAL MASYARAKAT KABUPATEN PADANG LAWAS PASCA IMPLEMENTASI PROGRAM CSR PERSPEKTIF SOCIAL RETURN ON INVESTMENT (SROI) Tolentino, S.Pt, MM, Tolentino
Jurnal Akuntansi, Manajemen dan Ilmu Ekonomi (Jasmien) Vol. 3 No. 03 (2023): Jasmien
Publisher : Cattleya Darmaya Fortuna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54209/jasmien.v3i03.1611

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi dampak program Corporate Social Responsibility (CSR) terhadap kesejahteraan sosial masyarakat Kabupaten Padang Lawas setelah implementasi program tersebut, menggunakan pendekatan Social Return on Investment (SROI). Program CSR yang difokuskan pada pemberdayaan ekonomi, peningkatan pendidikan, dan akses layanan kesehatan diharapkan dapat memberikan kontribusi positif terhadap peningkatan kualitas hidup masyarakat. Penelitian ini mengadopsi desain kuantitatif dengan metode survei dan wawancara mendalam kepada 100 responden yang merupakan penerima manfaat program CSR. Data yang dikumpulkan meliputi perubahan dalam pendapatan, akses pasar, kapasitas produksi, serta aspek sosial lainnya yang dipengaruhi oleh program CSR. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi program CSR memberikan dampak signifikan terhadap kesejahteraan sosial masyarakat. Secara khusus, 70% responden melaporkan peningkatan pendapatan setelah mengikuti program, dan 80% merasakan manfaat dalam hal akses pasar dan peningkatan kapasitas produksi UMKM. Menggunakan metode SROI, dihitung bahwa rasio manfaat sosial terhadap biaya yang dikeluarkan perusahaan adalah 3:1, yang berarti setiap Rp 1 yang diinvestasikan menghasilkan manfaat sosial senilai Rp 3. Hal ini mengindikasikan bahwa program CSR memberikan nilai sosial yang lebih besar dibandingkan dengan biaya yang dikeluarkan. Penelitian ini memberikan kontribusi dalam evaluasi program CSR, dengan memperkenalkan SROI sebagai alat ukur yang efektif untuk mengukur dampak sosial. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi perusahaan dan pemerintah dalam merancang dan melaksanakan program CSR yang lebih efektif, efisien, dan berkelanjutan. Rekomendasi yang diajukan termasuk pentingnya keberlanjutan program dan keterlibatan masyarakat dalam setiap tahap perencanaan dan pelaksanaan program CSR.