Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analysis of Business Characteristics and Motivation of Beef Cattle Farmers through an Ethnic Approach in Central Bangka Regency Rolaz, Zavi; Andarwati, Siti; Syihabuddin, Muhammad Yasin; Hariyadi, Fransiskus Trisakti
Buletin Peternakan Vol 49, No 3 (2025): BULETIN PETERNAKAN VOL. 49 (3) August 2025
Publisher : Faculty of Animal Science, Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21059/buletinpeternak.v49i3.104809

Abstract

This study aims to examine the characteristics of beef cattle farming, the motivation of Malay and Chinese ethnic farmers, and to identify the factors influencing their motivation. The research was conducted from March to December 2024 in Central Bangka Regency, Bangka Belitung Islands Province, where livestock farming has become an increasingly important livelihood. A total of 100 respondents were involved, consisting of 50 Malay and 50 Chinese beef cattle farmers. Respondents were selected using purposive sampling, with the inclusion criteria being beef cattle farmers of Malay and Chinese ethnicity who resided in Pangkalan Baru District and were actively engaged in beef cattle production. Data were collected using structured questionnaires and analysed using descriptive statistics and multiple linear regression. The results show significant differences in business characteristics between the two ethnic groups, particularly in sources of finance, market access, and business orientation. Both Malay and Chinese farmers demonstrated high levels of motivation, driven by both economic and socio-cultural factors. The analysis revealed that cattle farming experience (p<0.05), cattle herd size (p<0.05), and ethnicity (p<0.01) significantly influenced farmer motivation. These findings highlight the role of ethnic background and farming experience in shaping farmers' motivation, which is essential for designing culturally sensitive livestock development strategies in the region.
Konstruksi Sosial Gender di Lingkungan Kampus: Analisis Persepsi Mahasiswa Terhadap Kesetaraan Gender Dzulqarnain, Muhammad Faizal; Syihabuddin, Muhammad Yasin
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.7112

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis persepsi mahasiswa mengenai kesetaraan gender di lingkungan kampus serta bagaimana norma dan praktik sosial membentuk pengalaman mereka dalam ruang akademik dan organisasi kemahasiswaan. Studi ini berangkat dari asumsi bahwa kampus merupakan ruang sosial yang tidak terlepas dari konstruksi budaya yang memengaruhi relasi gender dalam interaksi sehari-hari. Data dikumpulkan melalui kuesioner daring dengan pertanyaan terbuka terhadap 9 responden (5 perempuan dan 4 laki-laki) dari angkatan masuk 2022–2025. Pemilihan pertanyaan terbuka dimaksudkan untuk menggali pengalaman dan pandangan responden secara lebih reflektif dan mendalam. Analisis dilakukan menggunakan analisis tematik melalui tahapan reduksi data, pengodean, pembentukan tema, dan interpretasi berbasis perspektif konstruksi sosial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesetaraan gender umumnya dipahami sebagai kesamaan hak, peluang, dan perlakuan tanpa diskriminasi dalam kehidupan akademik maupun organisasi. Namun, sebagian responden menilai masih terdapat kesenjangan antara komitmen formal kampus dan praktik sehari-hari. Kesenjangan tersebut terlihat terutama dalam legitimasi pendapat di kelas, pembagian peran kerja dalam organisasi kemahasiswaan, serta akses efektif terhadap posisi kepemimpinan. Selain itu, pengaruh budaya dan norma sosial, termasuk kecenderungan patriarki, dilaporkan turut mewarnai cara pandang serta pola interaksi mahasiswa di lingkungan kampus. Responden merekomendasikan penguatan literasi gender, penerapan kebijakan yang tegas dan inklusif, serta penyediaan mekanisme pelaporan yang aman sebagai strategi perbaikan untuk mendorong terciptanya lingkungan kampus yang lebih setara dan responsif gender.