Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh antara pengaruh stres kerja (X2) dan lingkungan kerja fisik (X2) terhadap kinerja karyawan pada PT Exinter World Inti Jaya Jakarta Barat baik secara parsial maupun simultan. Penelitian ini dilakukan menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan melibatkan para 63 karyawan sebagai sampel. Serta, penelitian menggunakan berbagai uji penelitian yaitu uji validitas, uji reliabilitas, uji asumsi klasik, uji koefisien korelasi, uji koefisien regresi, uji koefisien determinasi dan uji hipotesis. Hasil penelitian diperoleh persamaan regresi berganda Y = 6,351+ 0,428 X1 + 0,462 X2 + e. Nilai koefisien regresi pada variabel produktivitas sebesar 6,351 menyimpulkan bahwa jika stres kerja (X1) dan lingkungan kerja fisik (X2) tetap (tidak mengalami perubahan) maka nilai konsistensi kinerja (Y) sebesar 6,351. Hasil statistik uji t terdapat nilai pengaruh positif dan signifikan stres kerja (X1) terhadap kinerja (Y). Berdasarkan tabel bahwa t hitung 9,423 > t tabel 1,670 atau siginifikan 0,000 < 0,05 dengan demikian Ha diterima dan Ho ditolak, sehingga secara parsial terdapat pengaruh positif dan signifikan stres kerja (X1) terhadap kinerja (Y). Kemudian, Hasil statistik uji t terdapat pengaruh positif dan signifikan lingkungan kerja fisik (X2) terhadap kinerja (Y). Berdasarkan tabel bahwa t hitung 10,186 > t tabel 1,670 dan signifikan 0,000 < 0,05 dengan demikian Ha diterima dan Ho ditolak, sehingga secara parsial terdapat pengaruh positif dan signifikan lingkungan kerja fisik (X2) terhadap kinerja (Y), dan hasil perhitungan statistik menunjukan nilai F hitung 69,088 > F tabel 3,150 sehingga, dengan menggunakan batas signifikansi 0,05, maka diperoleh nilai signifikansi tersebut 0,000 < 0,05. Hal ini berarti bahwa hipotesis yang menyatakan bahwa simultan variabel stres kerja (X1), lingkungan kerja fisik (X2), mempunyai pengaruh terhadap kinerja (Y).