Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENGARUH HARGA DAN DIGITAL MARKETING TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN PADA EOA CENTER TANGERANG Nida Alifah; M. Anah Furyanah
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 2 No. 8 (2025): AGUSTUS 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengkaji pengaruh harga dan digital marketing terhadap keputusan pembelian di EOA Center Tangerang. Terdapat perbedaan hasil ( gap) pada studi sebelumnya terkait kedua variabel tersebut. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif melalui kuesioner. Teknik sampling yang digunakan adalah Non-Probability Sampling, metode pengambilan sampel dengan menggunakan rumus Slovin. Analisis data menggunakan analisis regresi berganda, analisis koefisien korelasi, analisis koefisien determinasi dan uji hipotesis. Hasil analisis menunjukkan bahwa Harga (X1) dan Digital Marketing (X2) berpengaruh positif dan signifikan, baik secara parsial maupun simultan terhadap Keputusan Pembelian (Y). Dengan persamaan regresi Y = -14,462 + 0,765 X1 + 0,905 X2. Koefisien korelasi diperoleh 0,644 artinya kedua variabel mempunyai tingkat hubungan yang kuat. Nilai determinasi sebesar 41,4%. Uji hipotesis diperoleh nilai t hitung > t tabel atau atau (8,324 > 1,984). Dengan demikian maka H0 ditolak dan H1 diterima artinya terdapat pengaruh yang signifikan antara Harga (X1) terhadap Keputusan Pembelian (Y).  Digital Marketing diperoleh nilai t hitung > dari t tabel atau (9,175 > 1,984). Dengan demikian maka H0 ditolak dan H2 diterima artinya terdapat pengaruh yang signifikan antara Digital Marketing (X2) terhadap Keputusan Pembelian (Y). Uji hipotesis diperoleh nilai Fhitung > Ftabel atau (72,321 > 2,700). Dengan demikian maka H0 ditolak dan H3 diterima, hal ini menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan secara simultan. Dari hasil formulasi yang didapat, dapat disimpulkan bahwa secara simultan kedua variabel Harga (X1) dan Digital Marketing (X2) memberi pengaruh terhadap Keputusan Pembelian (Y).
FENOMENA DISTORSI KISI PADA KERAMIK TiO2 RUTIL BERDASARKAN UJI XRD DAN PERSAMAAN DEBYE SCHERRER nida alifah; Frida Ulfah Ermawati
Inovasi Fisika Indonesia Vol. 15 No. 1 (2026): Inpress Vol 15 No 1
Publisher : Prodi Fisika FMIPA Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/ifi.v15n1.p92-102

Abstract

Abstrak Titanium Dioksida (TiO2) rutil merupakan material keramik dielektrik yang berpotensi diaplikasikan pada berbagai perangkat microwave seperti resonator dielektrik, kapasitor, filter, dan antena. Dalam makalah ini, bubuk TiO2 rutil disintesis menggunakan metode sederhana (pelarutan serbuk logam Titanium dengan HCl), dikasinasi pada suhu 800 ℃ selama 4 jam hingga menjadi serbuk kristalin. Serbuk kristalin difabrikasi menjadi keramik TiO2 berdiameter 8 mm, disinter pada 1000 ℃ selama 4, 6, dan 8 jam. Uji XRD dilakukan guna mengetahui struktur keramik TiO2 berupa parameter kisi, mikrostrain (distorsi kisi), dan ukuran kristalit. Metode sintesis sederhana tersebut ternyata mampu menghasilkan fasa tunggal rutil. Variasi waktu tahan sinter mempengaruhi parameter kisi keramik, yaitu menjadi lebih besar dari parameter kisi pada kartu PDF No. 21-1276; dengan kata lain variasi waktu tahan sinter menyebabkan distorsi kisi. Menariknya, fenomena distorsi tersebut semakin kecil seiring dengan meningkatnya waktu tahan sinter. Penyebab berkurangnya distorsi tersebut belum dapat dijelaskan hingga makalah ini ditulis. Selain itu, penyusutan distorsi kisi ini didukung oleh data mikrostrain dan ukuran kristalit (Debye Scherrer). Mikrostrain turun dari 2,53 (4 jam) menjadi 2,52 (6 jam) dan 2,48 (8 jam), sedangkan ukuran kristalit naik dari 35,794 nm (4 jam) menjadi 35,983 nm (6 jam) hingga 36,754 nm (8 jam). Abstract Rutile Titanium Dioxide (TiO2) is a dielectric ceramic material with potentiallin various microwave devices such as dielectric resonators, capacitors, filters, and antennas. In this paper, rutile TiO2 powder was synthesized using a simple method involving the dissolution of titanium metal powder in HCl, followed by calcination at 800 ℃ for 4 hours to obtain a crystalline powder. The crystalline powder was then fabricated into TiO2 ceramics with a diameter of 8 mm, followed by sintering at 1000 ℃ for 4, 6, and 8 hours. X-ray Diffraction (XRD) analysis was conducted to investigate the structure of the TiO2 ceramics in terms of lattice parameters, microstrain (lattice distortion), and crystallite size. This simple synthesis method successfully produced a single rutile phase. Variations in sintering holding time affected the lattice parameters of the ceramics, which became larger than those reported in PDF Card No. 21-1276, indicating the presence of lattice distortion. Interestingly, the degree of lattice distortion decreased with increasing sintering holding time. This reduction in lattice distortion is attributed to elastic strain relaxation. Furthermore, the decrease in lattice distortion is supported by microstrain and crystallite size data obtained using the Debye-Scherrer method. The microstrain decreases from 2.53 (4 h) to 2.52 (6 h) and 2.48 (8 h), while crystallite size increased from 35.794 nm (4 h) to 35.983 nm (6 h) and finally to 36.754 nm (8 h).