Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analysis of Character Education on Broken Home Students at State Elementary School 5 Dampit Diki Puspita Sari; Toto Nusantara; Ade Eka Anggraini
Electronic Journal of Education, Social Economics and Technology Vol 6, No 1 (2025)
Publisher : SAINTIS Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33122/ejeset.v6i1.661

Abstract

This qualitative study, employing a case study design, aims to describe the implementation of character education values at SD Negeri 5 Dampit, particularly in supporting students from broken home families. Data were collected through in-depth interviews, participant observation, and documentation. The data analysis was conducted through individual case analysis and cross-case analysis to ensure comprehensive findings. The results reveal that character values, such as discipline, responsibility, empathy, and religiousness—are instilled contextually through daily school activities and integrated into the learning process both inside and outside the classroom. The holistic approach applied by teachers and school staff proves effective in fostering personal resilience and positive behavior among broken home students. As a result, the school serves as an alternative nurturing environment that significantly supports the character development of these students.
Analisis Pemahaman Konsep Pecahan Siswa Sekolah Dasar Menggunakan Tes Diagnostik Three Tier Multiple Choice Atika Nurul Hakqi; Toto Nusantara; Intan Sari Rufiana
Ideguru: Jurnal Karya Ilmiah Guru Vol. 10 No. 3 (2025): September 2025 Edition
Publisher : Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Daerah Istimewa Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51169/ideguru.v10i3.2321

Abstract

Pemahaman konsep merupakan kemampuan penting dalam pembelajaran matematika, khususnya pada materi pecahan di sekolah dasar. Namun, siswa sering mengalami kesulitan konseptual yang menyebabkan terbentuknya miskonsepsi, yang tidak selalu teridentifikasi melalui tes konvensional. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pemahaman konsep siswa sekolah dasar pada materi pecahan menggunakan tes diagnostik three-tier multiple choice. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif dengan subjek siswa kelas IV sekolah dasar. Instrumen penelitian berupa tes diagnostik three-tier multiple choice yang mencakup tiga tingkat, yaitu pilihan jawaban, alasan, dan tingkat keyakinan siswa. Data dianalisis dengan mengelompokkan pemahaman konsep siswa ke dalam kategori paham konsep, paham parsial, miskonsepsi, dan tidak paham konsep. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kategori miskonsepsi memiliki persentase tertinggi, sedangkan siswa yang benar-benar memahami konsep masih relatif sedikit. Temuan ini menunjukkan bahwa sebagian besar siswa memiliki pemahaman keliru terhadap konsep pecahan dan meyakininya sebagai benar. Tes diagnostik three-tier multiple choice efektif dalam mengungkap tingkat pemahaman konsep dan pola kesalahan siswa, sehingga dapat dijadikan dasar perancangan pembelajaran berdiferensiasi.