Darwis, Rudi
Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Padjadjaran

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Hubungan antara sudut interinsisal terhadap profil jaringan lunak wajah pada foto sefalometriRelationship between interincisal angles and facial soft tissue profiles in cephalometric photos Darwis, Rudi; Editiawarni, Tiara
Jurnal Kedokteran Gigi Universitas Padjadjaran Vol 30, No 1 (2018): April
Publisher : Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (309.727 KB) | DOI: 10.24198/jkg.v30i1.17945

Abstract

Pendahuluan: Analisis wajah merupakan tahapan yang sangat penting dalam perawatan ortodonti. Profil wajah terbentuk melalui jaringan keras dan jaringan lunak wajah yang saling menunjang. Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan sudut interinsisal terhadap profil jaringan lunak wajah. Metode: Trasing terhadap sebanyak 60 foto sefalometri yang berstandar dari pasien klinik ortodonti RS Dustira berusia 20–24 tahun, tidak memiliki anomali dentofasial dan asimetri wajah. Analisis mengenai hubungan sudut interinsisal terhadap profil jaringan lunak wajah pasien dilakukan dengan pegukuran sudut insisal, sedangkan pengukuran profil wajah dilakukan dengan menggunakan garis S yang terbentuk melalui kontur terluar dagu (PoG) terhadap titik tengah terbawah hidung (Sn). Hasil: Hasil pengukuran sudut interinsisal diketahui bahwa 34 subjek (56,67%) memiliki nilai 120º sampai 150º yang merupakan kategori normal, dan 26 orang (43,33%) dengan nilai sudut kurang dari 120º atau sangat protrusif (43,33%). Pengukuran profil wajah jaringan lunak diperoleh sebayak 53 pasien (88,33%) memiliki profil bibir protusiv, dan sebanyak 7 pasien (11,67%) cenderung memiliki bibir yang seimbang dan tidak ada pasien yang memiliki bibir retrusif. Perhitungan dengan menggunakan uji Fisher diperoleh nilai 0,688 yang lebih besar dari 0,05 (p>0,05) artinya tidak tedapat hubungan antara sudut interinsisal dengan profil jaringan lunak wajah. Simpulan: Tidak terdapat hubungan antara profil jaringan lunak wajah dengan sudut interinsisal. ABSTRACTIntroduction: Facial analysis and measurement is an essential phase of orthodontics treatment. facial profiles formed through the unity between hard tissue and soft tissue underneath. The purpose of this study is to evaluate the relationship between the inter-incisal angle to the facial soft tissue profile in the patient performed by radiographic cephalometric. Methods: The study was done from 60 subjects between 20-24 years of age were selected from the population of patient from orthodontic clinic Dustira Hospital Cimahi Bandung. Exclusion criteria were all the craniofacial anomalies, noticeable asymmetrie. A cephalometric analysis was developed employing by vertikal measurement of interincisal angle and S line performed from the outer contour of the soft tissue of the chin (Pog ) into the middle of the lower edge of the nose (Sn) was done to evaluate the correlations of soft tissue. Result: From interincisal angle analysis was known that 34 subjects (56.67%) had a score of 120º to 150º as normal category, and 26 people (43.33%) with the degrees angle less than 120º or very protrusive (43.33%). Measurement of soft tissues facial profile shown 53 patients (88.33%) had a protusive lip profile, then as many as 7 patiens (11.67%) tended to have balanced lips and no patients had retrusive lips. Conclusion: There was no correlation between facial profile and interincisal angle.Keywords: Cephalometric facial profile, interincisal, orthodontics, S-line.