p-Index From 2021 - 2026
0.408
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Keadilan Keadilan
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

AKIBAT HUKUM TERHADAP AKTA NOTARIS TERKAIT JUALBELI SAHAM YANG MENYEBABKAN CROSSHOLDING REFADI, AILSA MUMTAZ
Keadilan : Jurnal Fakultas Hukum Universitas Tulang Bawang Vol 23 No 3 (2025): Keadilan
Publisher : Fakultas Hukum Universitas Tulang Bawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37090/f1pgxs78

Abstract

Jual beli saham merupakan perbuatan hukum yang dilakukan perseroan untuk mempertahankan dinamika perseroan. Pada Praktiknya jual beli saham menimbulkan perseroalan hukum apabila tidak dilakukan dengan prinsip kehati- hatian dan kepatuhan terhadap ketentuan peraturan perundang- undangan. Penelitian ini bertujuan menganalisis peran notaris dalam pembuatan akta jual beli saham serta akibat hukum terhadap akta notaris terkait jual beli saham yang menyebababkan crossholding. Metode yang digunakan adalah yuridis normatif dengan pendekatan kasus khususnya Penetapan Pengadilan Nomor 1397/Pdt.P/2020/PN.Sby, dan pendekatan peraturan perundang-undangan khususnya KUHPerdata dan Undang- Undang No.40 Tahun 2007 Tentang Perseroan Terbatas.Hasil kajian menunjukkan bahwa notaris memilki perat yang sangat penting dalam pembuatan akata jual beli saham dan akibat huum terhadap akta jual beli saham yang menyebabkan crossholding, akata tersebut batal demi hukum karena tidak memenuhi klausa yang halal. Kebaruan penelitian ini terletak pada penerapan prinsip kehati- hatian bagi notaris dalam pembuatan akta jual beli saham untuk meminimalkan risiko dan kerugian yang mungkin timbul, baik bagi para penghadap maupun bagi pihak ketiga. Sehingga memastikan bahwa akta tersebut dapat dilaksanaka sebagaimana mestinya dan mengurangi risiko timbulnya sengketa di kemudian hari. Kata-Kata Kunci: Notaris, Akta, Crossholding
AKIBAT HUKUM TERHADAP AKTA NOTARIS TERKAIT JUALBELI SAHAM YANG MENYEBABKAN CROSSHOLDING REFADI, AILSA MUMTAZ
Keadilan : Jurnal Fakultas Hukum Universitas Tulang Bawang Vol 23 No 3 (2025): Keadilan
Publisher : Fakultas Hukum Universitas Tulang Bawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37090/f1pgxs78

Abstract

Jual beli saham merupakan perbuatan hukum yang dilakukan perseroan untuk mempertahankan dinamika perseroan. Pada Praktiknya jual beli saham menimbulkan perseroalan hukum apabila tidak dilakukan dengan prinsip kehati- hatian dan kepatuhan terhadap ketentuan peraturan perundang- undangan. Penelitian ini bertujuan menganalisis peran notaris dalam pembuatan akta jual beli saham serta akibat hukum terhadap akta notaris terkait jual beli saham yang menyebababkan crossholding. Metode yang digunakan adalah yuridis normatif dengan pendekatan kasus khususnya Penetapan Pengadilan Nomor 1397/Pdt.P/2020/PN.Sby, dan pendekatan peraturan perundang-undangan khususnya KUHPerdata dan Undang- Undang No.40 Tahun 2007 Tentang Perseroan Terbatas.Hasil kajian menunjukkan bahwa notaris memilki perat yang sangat penting dalam pembuatan akata jual beli saham dan akibat huum terhadap akta jual beli saham yang menyebabkan crossholding, akata tersebut batal demi hukum karena tidak memenuhi klausa yang halal. Kebaruan penelitian ini terletak pada penerapan prinsip kehati- hatian bagi notaris dalam pembuatan akta jual beli saham untuk meminimalkan risiko dan kerugian yang mungkin timbul, baik bagi para penghadap maupun bagi pihak ketiga. Sehingga memastikan bahwa akta tersebut dapat dilaksanaka sebagaimana mestinya dan mengurangi risiko timbulnya sengketa di kemudian hari. Kata-Kata Kunci: Notaris, Akta, Crossholding