Maulana, Ragil Arman
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Memperkirakan Kepadatan Kering Maksimum Tanah melalui Regresi Vektor Maulana, Ragil Arman
Rekayasa: Jurnal Teknik Sipil Vol 10, No 1 (2025): Jurnal Rekayasa Teknik Sipil
Publisher : Universitas Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53712/rjrs.v10i1.2831

Abstract

Kepadatan kering maksimum (MDD) memiliki arti penting dalam rekayasa geoteknik karena menandakan massa tanah yang ideal per satuan volume pada kondisi tertentu. Hal ini penting dalam menentukan stabilitas dan efektivitas berbagai pekerjaan tanah, seperti tanggul dan fondasi. MDD dapat bervariasi berdasarkan faktor-faktor yang meliputi jenis tanah, distribusi ukuran butiran, tingkat pemadatan, dan kadar air. Biasanya, peningkatan upaya pemadatan menghasilkan nilai MDD yang lebih tinggi, yang mengarah ke struktur yang lebih padat, sementara peningkatan kadar air cenderung menurunkannya. Estimasi MDD yang tepat sangat penting bagi para insinyur untuk membuat keputusan yang tepat, guna memastikan umur panjang dan keamanan struktur teknik sipil dari waktu ke waktu. Makalah ini memperkenalkan metode baru untuk memprediksi kepadatan kering maksimum (MDD) dengan menggunakan algoritma regresi vektor dukungan kuadrat terkecil (LSSVR). Pendekatan ini melibatkan penggunaan teknik LSSVR untuk mengembangkan model yang tepat yang menghubungkan MDD tanah yang distabilisasi dengan beberapa karakteristik tanah intrinsik seperti distribusi ukuran partikel, plastisitas, kembang susut linier, dan komposisi serta jumlah bahan stabilisasi yang digunakan. Dalam penelitian ini, dataset lengkap yang terdiri dari 187 sampel dari berbagai jenis tanah yang bersumber dari hasil uji stabilisasi yang telah dipublikasikan sebelumnya digunakan untuk memformulasikan dan mengevaluasi model prediktif.
Analisis komparatif indikator terkait lalu lintas dan perencanaan transportasi dalam sistem pemeringkatan infrastruktur transportasi berkelanjutan Maulana, Ragil Arman
Rekayasa: Jurnal Teknik Sipil Vol 10, No 2 (2025): Jurnal Rekayasa Teknik Sipil
Publisher : Universitas Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53712/rjrs.v10i2.2837

Abstract

Sistem peringkat infrastruktur transportasi berkelanjutan (STIRS) umumnya mencakup berbagai indikator untuk evaluasi menyeluruh terhadap keberlanjutan proyek-proyek transportasi. Solusi perencanaan lalu lintas dan transportasi yang tepat dapat meningkatkan kinerja proyek transportasi. Namun demikian, belum ada penelitian y a n g dilakukan untuk menilai pentingnya indikator-indikator yang terkait dengan perencanaan lalu lintas dan transportasi (TTPI) dalam STIRS. Studi ini pertama-tama mengidentifikasi lima sistem peringkat terbaru dari 12 STIRS yang ada. TTPI diekstraksi dari berbagai kategori yang berbeda dari lima STIRS, dan indikator fitur yang serupa dikelompokkan kembali ke dalam berbagai fitur yang berhubungan dengan perencanaan lalu lintas dan transportasi (TTPF). Pendekatan analisis komparatif diadopsi untuk menyelidiki prioritas dan pentingnya TTPF dan TTPI dalam sistem pemeringkatan yang dipilih. Temuan menunjukkan bahwa di antara sistem pemeringkatan yang dipilih, Panduan Hijau untuk Jalan mengalokasikan persentase tertinggi dari total poin (37%) untuk TTPI, sedangkan Alat Keberlanjutan Evaluasi Sukarela Infrastruktur mengalokasikan persentase terendah dari total poin (20,9%) untuk TTPI. Sehubungan dengan TTPF proyek transportasi, jalur pejalan kaki dan trotoar, fasilitas sepeda, dan fasilitas lalu lintas diyakini berkontribusi besar terhadap keberlanjutan proyek, sedangkan lalu lintas angkutan barang, tempat parkir, dan konsistensi proyek diyakini memiliki kontribusi yang relatif rendah terhadap keberlanjutan proyek.