Panji Lukito
Unknown Affiliation

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

AKAD MUDHARABAH DALAM OPERASIONAL KOPERASI SIMPAN PINJAM Lukito, Panji
MARGIN: Journal of Islamic Banking Vol 5 No 2 (2025): MARGIN JOURNAL OF ISLAMIC BANKING
Publisher : UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30631/margin.v5i2.3397

Abstract

Penelitian ini mengeksplorasi praktik mudharabah dalam sistem koperasi simpan pinjam di Kampung Bhakti Negara dengan fokus pada inovasi ekonomi syariah berbasis komunitas. Pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus digunakan untuk menggali implementasi akad mudharabah, dampaknya terhadap kesejahteraan ekonomi komunitas, dan inovasi yang diterapkan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa praktik mudharabah di koperasi ini telah memenuhi prinsip syariah melalui skema bagi hasil yang adil dan transparan. Dampak positif terlihat pada peningkatan pendapatan anggota serta kontribusi koperasi terhadap kegiatan sosial. Namun, tantangan utama berupa rendahnya literasi keuangan dan teknologi memerlukan intervensi berupa pelatihan dan pendampingan. Penggunaan teknologi sederhana seperti aplikasi pencatatan digital merupakan inovasi signifikan yang mendukung efisiensi pengelolaan koperasi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa koperasi simpan pinjam memiliki potensi besar untuk menjadi model ideal dalam pengembangan ekonomi syariah berbasis komunitas.  
Strategi Pelaksanaan Akad Pembiayaan Syariah di Era Tantangan COVID-19 Lukito, Panji; Asmuni, Asmuni; Wahyudi, Ahmad
Margin: Jurnal Bisnis Islam dan Perbankan Syariah Volume 2 Nomor 1 Februari 2023
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Ma`arif Kalirejo Lampung Tengah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58561/margin.v2i1.66

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk Analisis Pelaksanaan Akad Pembiayaan Syariah Di Era Covid 19 (Studi Analisis Di Bank Syariah Way Kanan Provinsi Lampung Tahun 2020) Sebagaimana kita ketahui bahwa pandemi covid-19 ini sangat mempengaruhi keadaan ekonomi masyarakat Indonesia pada umumnya dan masyarakat Way Kanan pada khususnya. Merujuk pada kondisi krisis 1998, bank syariah melakukan konversi pembiayaan dengan akad murabahah menjadi pembiayaan dengan akad musyarakah dan mudharabah. Oleh sebab itu peneliti ingin mengetahui bagaimana sistem pengelolaan produk-produk Bank Syariah Way Kanan di era covid-19. Bagaimana akad pembiayaan yang diterapkan oleh Bank Syariah Way Kanan di era pandemi covid-19. Dan apakah implikasi akad pembiayaan yang diterapkan di Bank Syariah Way Kanan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif (field research). Data-data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer maupun sekunder, data ini diperoleh peneliti melalui wawancara dan dokumentasi. Data-data yang sudah terkumpul kemudian dianalisis dengan model deskriptif analitik. Dari hasil penelitian ini ditemukan bahwa Sistem pengelolaan produk pembiayaan syariah di Bank Syariah ada 6 akad yaitu, Ijarah multi jasa (Sewa), Mudharobah (Bagi Hasil), Musyarokah (Kemitraan), Murabahah (Jual Beli), Rahn (Gadai) dan Qard. Pelaksanaan akad pembiayaan syariah dibank Syariah Way Kanan di era covid 19 tidak berbeda dengan pelaksanaan akad pembiayaan syariah sebelum covid 19. Nasabah pembiayaan di Bank Syariah Way Kanan yang terkena dampak penyebaran corona virus disease 2019 (COVID-19) termasuk debitur usaha mikro, kecil dan menengah mendapatkan restrukturisasi sesuai kesepakatan antara bank dengan nasabah.
STATUS QABDH (PENGUASAAN) DALAM TRANSAKSI TABUNGAN EMAS DIGITAL DI BANK SYARIAH INDONESIA: STUDI ATAS KONSEP QABDH HUKMI DALAM FIKIH MUAMALAH Panji Lukito; Sisiliya Putri Febriyanti; Malvin Dianda
JSE: Jurnal Sharia Economica Vol. 5 No. 2 (2026): April
Publisher : LPPM STAI Muhammadiyah Probolinggo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46773/2mmgb286

Abstract

This research is in the field of Islamic economic law, specifically muamalah jurisprudence, focusing on the concept of qabdh (control) in digital gold savings transactions at Bank Syariah Indonesia. The purpose of this article is to analyze the conformity of digital gold savings practices with the concept of qabdh hukmi and assess its legal implications for the validity of transactions. This topic is important because the development of Islamic financial technology has resulted in a shift in the form of control from physical to digital, which requires fiqh legitimacy. The research method used is qualitative with a normative-empirical approach through literature studies and analysis of operational practices. The hypothesis of this research is that qabdh hukmi can be the basis for legitimizing digital gold transactions as long as they comply with sharia principles. The results show that the practice of digital gold savings at Bank Syariah Indonesia has fulfilled the elements of qabdh hukmi through recording ownership and customer access control. This research contributes to the development of contemporary ijtihad regarding the digitalization of Islamic assets. In conclusion, qabdh hukmi is relevant as a legal basis, thereby strengthening the validity of digital gold transactions in the modern Islamic banking system