Pengetahuan manusia tentang kebenaran atau solusi masalah mendorong mereka untuk berusaha mencapai tujuan. Kurangnya pengetahuan ibu tentang pencegahan stunting merupakan salah satu penyebab tingginya kasus stunting, karena banyak ibu tidak memahami stunting dan tidak mengambil tindakan pencegahan tepat waktu. Faktor penyebab stunting meliputi pekerjaan, umur, pendidikan orang tua, dan pola asuh. Pengetahuan ibu sangat penting dalam pencegahan stunting melalui pemberian gizi seimbang. Buruknya kualitas air, sanitasi, layanan kesehatan, dan sistem pangan juga berpengaruh. Jika tidak ditangani sebelum usia 5 tahun, stunting menyebabkan masalah perkembangan fisik, mental, kognitif dan intelektual, serta risiko penyakit dan kualitas kerja rendah di masa dewasa. Fenomena di lapangan menunjukkan banyak anak kurang gizi dan orang tua yang kurang memahami dampak kurang gizi serta pentingnya pemenuhan gizi seimbang untuk mencegah stunting pada anak. Desain penelitian yang digunakan adalah deskriptif dengan memaparkan peristiwa yang terjadi. Pada penelitian ini mengambil sampel 32 orang dengan teknik pengambilan sampel yaitu Purposive sampling, teknik pengambilan sampel dengan memilih anggota sampel sesuai tujuan penelitian. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner. Hasil penelitian yaitu tingkat pengetahuan responden tentang pencegahan stunting, dari 32 responden didapatkan 14 responden (44%) kategori baik, 8 responden (25%) kategori cukup dan 10 responden (31%) kategori kurang. Kesimpulan dari penelitian yaitu tingkat pengetahuan responden tentang pencegahan stunting mayoritas berkategori cukup