Continuity of care is the provision of midwifery care starting from pregnancy, childbirth, postpartum, neonate until deciding to use family planning (KB). This aims to assist, monitor, and detect the possibility of complications that accompany the mother and baby from pregnancy until the mother uses KB. The method of midwifery care at PMB Minarti is through home visits by providing counseling according to the mother's needs. Midwifery care provided to Mrs. "D" lasted from pregnancy, childbirth, postpartum, neonate, to KB with a frequency of 3 pregnancy visits, 4 postpartum visits, and 3 neonates. The method in this study uses a data collection method, namely using interviews, observations with primary and secondary data through the KIA Book, physical examinations and this study started from the month Desember-Mei 2025 research instrument using SOAP documentation. Based on the results of a Comprehensive case study (Continuity Of Care) on Mrs. D from the second trimester of pregnancy, childbirth, postpartum period, newborns and neonates. It was found that Mrs. D was 22 years old G1P0A0 with a gestational age of 24 weeks. Mrs. D's delivery took place at PMB, the postpartum period was normal, there was no abnormal bleeding, uterine contractions were good. In newborns, the results of anthropometric examinations were normal, and Mrs. D decided to use the KB Implant. It is hoped that the midwife profession in providing continuous midwifery care (continuity of care) will always apply midwifery management, maintain and improve competence in providing care in accordance with midwifery service standards. Abstrak Asuhan kebidanan berkelanjutan (continuity of care) yaitu pemberian asuhan kebidanan mulai dari kehamilan, bersalin, nifas, neonatus hingga memutuskan menggunakan keluarga bersencana (KB). Hal ini bertujuan sebagai upaya untuk membantu, memantau, dan mendeteksi adanya kemungkinan timbulnya komplikasi yang menyertai ibu dan bayi dari masa kehamilan sampai dengan ibu menggunakan KB. Metode asuhan kebidanan di PMB Minarti melalui kunjungan rumah dengan memberikan konseling sesuai dengan kebutuhan ibu. Asuhan kebidanan yang diberikan kepada Ny. “D” berlangsung dari masa kehamilan, bersalin nifas, neonatus, sampai KB dengan frekuensi kunjungan hamil sebanyak 3 kali, nifas 4 kali, dan neonatus 3 kali. Metode dalam penelitian ini menggunakan metode pengumpulan data yaitu menggunakan wawancara, observasi dengan data primer dan sekunder melalui Buku KIA, pemeriksaan fisik serta penelitian ini dimulai dari bulan Desember-Mei 2025 instrumen penelitian menggunakan dokumentasi SOAP. Berdasarkan hasil studi kasus secara Komprehensif (Continuity Of Care) pada Ny. D dari kehamilan trimester II, persalinan, masa nifas, bayi baru lahir dan neonates. Didapatkan Ny. D umur 22 Tahun G1P0A0 usia kehamilan 24 minggu. Persalinan pada Ny. D berlangsung di PMB, masa nifas berlangsung normal tidak ada perdarahan yang abnormal, kontraksi uterus baik. Pada bayi baru lahir hasil pemeriksaan antropometri normal, dan Ny. D memutuskan untuk menggunakan KB Implan. Kesimpulan dari penelitian ini telah dilakukan asuhan secara komprehensif pada ibu hamil, persalinan, nifas, bbl, dan kb dari semua asuhan yang diberikan tidak ada permasalahan dan semua sesuai dengan yang dibutuhkan ibu, saran untuk profesi bidan dalam memberikan asuhan kebidanan berkelanjutan (continuity of care) selanjutnya selalu menerapkan manajemen kebidanan, mempertahankan dan meningkatkan kompetensi dalam memberikan asuhan sesuai dengan standar pelayanan kebidanan.