Luvi Dian Afriani
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Asuhan Kebidanan Komprehensif pada Ny. N Umur 27 Tahun G1P0A0 dengan Letak Sungsang pada Usia Kehamilan 34 Minggu di UPT Puskesmas Klego Amin Sobariyah; Luvi Dian Afriani
Prosiding Seminar Nasional dan CFP Kebidanan Universitas Ngudi Waluyo Vol. 4 No. 1 (2025): Prosiding Seminar Nasional dan Call for Paper Kebidanan Universitas Ngudi Waluy
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Comprehensive Midwifery Care in midwifery is a continuous midwifery care service provided to mothers and babies, starting from pregnancy, childbirth, newborn care, postpartum, and family planning. Through Comprehensive Midwifery Care, the mother's condition can be monitored continuously and effectively. Additionally, continuous care provided by a midwife can increase the mother's trust and openness, as she becomes more familiar with the caregiver. Comprehensive Midwifery Care is one of the efforts to reduce the Maternal Mortality Rate (MMR) and Infant Mortality Rate (IMR). This study employs a descriptive research design, specifically a case study, by examining a particular issue through a single case unit. At the gestational age of 28 weeks 3 days Mrs.N there were results of palpation of Mrs.N's baby in breech position in these conditions the midwife provided care to Mrs.N by teaching Mrs.N the position of Knee chess to help change the position of the baby in the womb. After taking care of the baby's position, it was normal during a re-visit at 35 weeks gestation. Labor took place normally from time I to IV the baby was born normally and there was no post partum bleeding. In the postpartum period, care was taken in the form of oxytocin massage to launch the mother's breast milk at the first day visit with the mother's complaint of little milk coming out, the baby suckled strongly and was healthy at the 3-day visit, the baby's weight had increased by 100 grams, after 39 days the mother used Progestin Pills contraception in the hope that the mother could breastfeed her baby with exclusive breastfeeding. After providing comprehensive midwifery care starting from pregnancy, childbirth, postpartum, newborn care, and family planning, the outcomes observed were normal pregnancy, normal delivery, a healthy baby, and successful family planning. There was no discrepancy between theory and practice in the provision of comprehensive midwifery care to Mrs. N, 27 years old, at UPT Puskesmas Klego. It is hoped that pregnant women can carry out routine checks according to the schedule recommended by the midwife so that they can be detected early if there are abnormalities in their pregnancy and the family, especially the husband, supports the mother in undergoing her pregnancy so that she can be prepared for the wife's condition from the child in the womb to decision making in choosing contraceptives.   Abstrak Asuhan Kebidanan Komprehensif merupakan asuhan kebidanan berkesinambungan yang diberikan kepada ibu dan bayi dimulai pada saat kehamilan, persalinan, bayi baru lahir, nifas dan keluarga berencana, dengan adanya asuhan kebidanan komprehensif maka perkembangan kondisi ibu setiap saat akan terpantau dengan baik, selain itu asuhan berkelanjutan yang dilakukan bidan dapat membuat ibu lebih percaya dan terbuka karena sudah mengenal pemberi asuhan, asuhan kebidanan secara komprehensif adalah salah satu upaya untuk menurunkan Angka kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB). Jenis penelitian yang digunakan yaitu deskriptif dan jenis penelitian deskriptif yang digunakan adalah studi penelaahan kasus (Case Study), yakni dengan cara meneliti suatu permasalahan melalui suatu kasus yang terdiri dari unit tunggal. Pada usia kehamilan 28 minggu 3 hari Ny.N terdapat hasil palpasi bayi Ny.N letak sungsang dalam kondisi tersebut bidan melakukan asuhan kepada Ny.N dengan mengajari Ny.N posisi Knee chess untuk membantu merubah posisi bayi dalam kandungan. Setelah di lakukan asuhan posisi bayi sudah normal saat kunjungan ulang usia kehamilan 35 minggu. Persalinan berlangsung normal dari kala I sampai IV, dengan bayi lahir spontan dan tidak ada perdarahan post partum. Pada masa nifas di lakukan asuhan berupa pijat oksitosin untuk melancarkan ASI ibu pada kunjungan hari pertama dengan keluhan ibu ASI keluar sedikit, bayi menyusu kuat dan sehat pada kunjungan bayi usia 3 hari sudah terjadi kenaikan berat badan bayi sebanyak 100 gram, setelah 39 hari ibu Menggunakan kontrasepsi Pil Progestin dengan harapan ibu bisa menyusuai bayinya dengan ASI eksklusif. Setelah melakukan asuhan telah memberikan asuhan kebidanan secara Komprehensif mulai dari Ibu hamil, bersalin, nifas, bayi dan hasilnya hamil dengan normal, bersalin dengan normal, bayi dengan normal, dan sampai dengan KB. Tidak terdapat kesenjangan antara teori dan kasus pada Asuhan Komprehensif kebidanan pada Ny. N Umur 27 Tahun Di UPT Puskesmas Klego. Di harapkan ibu hamil dapat melakukan pemeriksaan rutin sesuai jadwal yang di anjurkan bidan agar dapat di deteksi sejak dini apabila ada kelainan pada kehamilannya dan keluarga terutama suami mendukung ibu dalam menjalani kehamilannya sehingga dapat siap siaga untuk kondisi istri sejak anak dalam kandungan sampai pengambilan keputusan dalam pemilihan alat kontrasepsi.
Asuhan Kebidanan Continuity of Care Ny. N Umur 29 Tahun di Puskesmas Kajen I Kabupaten Pekalongan Wiwit Puspita Dewi; Luvi Dian Afriani
Prosiding Seminar Nasional dan CFP Kebidanan Universitas Ngudi Waluyo Vol. 4 No. 1 (2025): Prosiding Seminar Nasional dan Call for Paper Kebidanan Universitas Ngudi Waluy
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Continuity of care is the provision of obstetric care from pregnancy, childbirth, puerperium, neonates to decide to use birth control. This is intended as an effort to help monitor and detect possible possibilities The onset of complications that accompany the mother and baby from the time of pregnancy until the mother uses birth control. Midwifery care methods at Kajen I Community Health Center, Pekalongan Regency and through home visits by providing counseling according to the needs of mothers. The obstetric care given to Mrs." N" lasts from pregnancy, childbirth, puerperium, neonates to birth control with a frequency of pregnancy visits 4 times, childbirth 1 time, puerperium 4 times, neonates 4 times, and birth control 3 times. On Mrs." N" the process of pregnancy runs physiologically, there are no problems or complications, even though in TM II the mother has back pain. The entire delivery process took place normally and smoothly without any complications or complications and management has been carried out according to 60 APNs. In obstetric care, the puerperium period is normal and smooth.  In providing obstetric care for birth control, mothers have been given counseling and decided to use Implant KB Continuity of care that has been carried out on Mrs. "N" during pregnancy, childbirth, puerperium, newborns, and family planning obtained examination results within normal limits and no accompanying complications. It is expected that the midwife profession in providing continuous midwifery care (continuity of care) will then always apply midwifery management, maintain and improve competence in providing care according to midwifery service standards.   Abstrak Asuhan kebidanan berkelanjutan (continuity of care) yaitu pemberian asuhan kebidanan sejak kehamilan, bersalin, nifas, neonatus hingga memutuskan menggunakan KB. Hal ini bertujuan sebagai upaya untuk membantu memantau dan mendeteksi adanya kemungkinan  timbulnya komplikasi yang menyertai ibu dan bayi dari masa kehamilan sampai ibu menggunakan KB. Metode asuhan kebidanan di Puskesmas Kajen I Kabupaten Pekalongan melalui kunjungan rumah dengan memberikan konseling sesuai kebutuhan ibu. Asuhan kebidanan yang diberikan pada Ny.”N” berlangsung dari masa kehamilan, bersalin, nifas, neonatus sampai KB dengan frekuensi kunjungan hamil sebanyak 6 kali, persalinan 1 kali, nifas 4 kali, neonatus 4 kali,serta KB sebanyak 3 kali. Pada Ny.”N” proses kehamilan berjalan dengan fisiologis tidak ada masalah maupun komplikasi Seluruh proses persalinan berlangsung normal dan lancar tanpa ada penyulit atau komplikasi dan penatalaksanaan telah dilakukan sesuai 60 langkah APN. Pada asuhan kebidanan masa nifas normal dan lancar. Dalam memberikan asuhan kebidanan KB ibu telah diberikan konseling dan memutuskan menggunakan KB suntik 3 bulan. Asuhan kebidanan berkelanjutan (continuity of care) yang telah dilakukan pada Ny. “N” saat hamil, bersalin, masa nifas, bayi baru lahir, dan keluarga berencana didapatkan hasil pemeriksaan dalam batas normal dan tidak ada penyulit yang menyertai. Diharapkan profesi bidan dalam memberikan asuhan kebidanan berkelanjutan (continuity of care) selanjutnya selalu menerapkan manajemen kebidanan, mempertahankan dan meningkatkan kompetensi dalam memberikan asuahan sesuai standar pelayanan kebidanan.