Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

A SYSTEMATIC REVIEW OF THE EFFECTS OF WELL-BEING, MENTAL HEALTH, AND WORK–LIFE BALANCE ON PRODUCTIVITY THROUGH JOB SATISFACTION Ramadhani, Aulia Ramadhani; Soetjipto, Budi Eko; Wardhana, Ludi Wisnu
Jurnal Muara Ilmu Ekonomi dan Bisnis Vol. 9 No. 1 (2025): Jurnal Muara Ilmu Ekonomi dan Bisnis
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmieb.v9i1.33813

Abstract

Kesejahteraan karyawan, kesehatan mental, dan keseimbangan kerja-hidup telah menjadi isu strategis dalam manajemen sumber daya manusia modern, mengingat dampaknya yang signifikan terhadap produktivitas kerja. Penelitian sebelumnya sebagian besar melihat variabel-variabel ini secara terpisah, sehingga menghasilkan hasil yang terfragmentasi.  Penelitian ini bertujuan untuk menyusun sintesis konseptual menggunakan pendekatan Tinjauan Pustaka Sistematis (SLR) untuk menguraikan hubungan antara kesejahteraan karyawan, kesehatan mental, dan keseimbangan kehidupan kerja, serta dampaknya terhadap produktivitas, dengan kepuasan kerja sebagai variabel mediasi.   Studi ini mengacu pada 66 artikel ilmiah yang diterbitkan antara tahun 2020 dan 2025 dalam jurnal bereputasi yang terindeks oleh Scopus (Q1–Q4), menggunakan metode analisis tematik manual.   Hasil penelitian menunjukkan, kesejahteraan karyawan, lingkungan psikososial yang mendukung, intervensi kesehatan mental, dan kebijakan keseimbangan kerja-kehidupan semuanya memiliki efek langsung dan signifikan terhadap produktivitas. Kepuasan kerja diidentifikasi sebagai faktor mediasi utama yang memperkuat hubungan tersebut.   Keunggulan penelitian ini terletak pada sintesis integratif yang secara bersamaan memetakan tiga variabel anteseden—kepuasan kerja, kesehatan mental, dan keseimbangan kehidupan kerja—dalam satu model konseptual, dengan kepuasan kerja berfungsi sebagai mediator. Berbeda dengan penelitian sebelumnya yang masih parsial, penelitian ini mengkonsolidasikan berbagai temuan ke dalam kerangka kerja terpadu yang menjembatani dimensi psikologis, struktural, dan afektif dalam Manajemen Sumber Daya Manusia (MSDM).   Hasil ini memperkaya literatur tentang MSDM dengan memperkuat kerangka Kerja Tuntutan-Sumber Daya Pekerjaan (JD-R) dan Teori Modal Manusia.   Studi ini juga mendorong organisasi untuk menerapkan strategi peningkatan produktivitas berdasarkan kesejahteraan karyawan, fleksibilitas kerja, dan dukungan psikososial yang komprehensif.   Employee well-being, mental health, and work-life balance have become strategic issues in modern human resource management, given their significant impact on work productivity. Previous research has largely examined these variables separately, resulting in fragmented results. This study aims to develop a conceptual synthesis using a Systematic Literature Review (SLR) approach to elucidate the relationships between employee well-being, mental health, and work-life balance, and their impact on productivity, with job satisfaction as a mediating variable. This study draws on 66 scientific articles published between 2020 and 2025 in reputable journals indexed by Scopus (Q1–Q4), using a manual thematic analysis method. The results indicate that employee well-being, a supportive psychosocial environment, mental health interventions, and work-life balance policies all have a direct and significant effect on productivity. Job satisfaction is identified as the primary mediating factor strengthening this relationship.  The strength of this study lies in its integrative synthesis, which simultaneously maps three antecedent variables—job satisfaction, mental health, and work-life balance—into a single conceptual model, with job satisfaction serving as a mediator. Unlike previous studies that were still partial, this study consolidates various findings into an integrated framework that bridges the psychological, structural, and affective dimensions of Human Resource Management (HRM). These results enrich the literature on HRM by strengthening the Job Demands-Resources (JD-R) framework and Human Capital Theory. This study also encourages organizations to implement productivity-enhancing strategies based on employee well-being, work flexibility, and comprehensive psychosocial support.
A Systematic Review Of The Leadership Style Influence, Managerial Support, And Work Environment On Employee Performance Through Work Motivation As An Intervening Anindya, Dara; Soetjipto, Budi Eko; Wardhana, Ludi Wisnu
MBIA Vol. 24 No. 2 (2025): Management, Business, and Accounting (MBIA)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Bina Darma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33557/h6e7tz35

Abstract

This study aims to conduct a systematic review of the influence of leadership style, managerial support, and work environment on employee performance, with work motivation serving as an intervening variable. The review adopts a Systematic Literature Review (SLR) approach based on the PRISMA (Preferred Reporting Items for Systematic Reviews and Meta-Analyses) protocol to systematically examine and synthesize scholarly literature indexed in Sc-opus from Q1 to Q4 journals published within the last five years (2020–2024). A total of 103 scientific articles were analyzed using inclusion and exclusion criteria, thematic data extraction procedures, and content synthesis techniques. The findings reveal that transformational, visionary, and participative leadership styles positively contribute to enhancing employee engagement, voice behavior, and performance outcomes. Communicative, responsive, and empowering managerial support has been shown to improve employee productivity and well-being. Additionally, an ergonomic, digitally adaptive, and psychosocially supportive work environment significantly drives optimal performance outcomes. All exogenous variables demonstrate interconnected synergy through the mediating role of work motivation, which functions as a crucial psychological mechanism bridging structural influences and employee performance. These findings theoretically contribute to strengthening the frameworks of Transformational Leadership Theory, Job Demands–Resources Theory, Expectancy Theory, and the Resource-Based View (RBV). Furthermore, this study offers practical implications for organizations and proposes future research agendas emphasizing longitudinal approaches, cultural contextualization, and the integration of HR analytics. Keywords: Leadership Style, Managerial Support, Work Environment, Work Motivation, Employee Performance, Systematic Literature Review (SLR). Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menyusun kajian sistematik mengenai pengaruh gaya kepemimpinan, dukungan manajerial, dan lingkungan kerja terhadap kinerja karyawan, melalui motivasi kerja sebagai intervening. Pendekatan yang digunakan adalah Systematic Literature Review (SLR), dengan melakukan penyaringan dan sintesis literatur secara terstruktur dan sistematis. Sumber data berasal dari 103 artikel ilmiah terindeks Scopus, mencakup jurnal kuartil Q1 hingga Q4 dalam rentang lima tahun terakhir (2020–2024). Proses seleksi dilakukan menggunakan kriteria inklusi-eksklusi yang ketat, dilanjutkan dengan ekstraksi data tematik dan teknik sintesis konten. Hasil kajian mengungkapkan  gaya kepemimpinan transformasional, visioner, dan partisipatif secara konsisten berkontribusi positif terhadap peningkatan employee engagement, voice behavior, dan performa kerja. Dukungan manajerial yang komunikatif, responsif, serta berorientasi pada pemberdayaan terbukti memperkuat produktivitas dan well-being karyawan. Selain itu, lingkungan kerja yang ergonomis, adaptif terhadap teknologi digital, dan suportif secara psikososial juga berperan signifikan dalam mendorong pencapaian kinerja optimal. Ketiga variabel eksogen tersebut menunjukkan hubungan sinergis yang dimediasi oleh motivasi kerja yang berfungsi sebagai mekanisme psikologis krusial dalam menjembatani pengaruh struktural terhadap outcome kinerja. Temuan ini memberikan kontribusi teoretis dalam memperkuat kerangka Transformational Leadership Theory, Job Demands-Resources Theory, Expectancy Theory, dan Resource-Based View (RBV). Selain itu, studi ini juga menawarkan implikasi praktis bagi organisasi dalam merancang strategi peningkatan kinerja berbasis sumber daya manusia, serta membuka ruang bagi agenda riset lanjutan yang mengintegrasikan pendekatan longitudinal, kontekstualisasi budaya, dan penerapan HR analytics.  Kata Kunci: Gaya Kepemimpinan, Dukungan Manajerial, Lingkungan Kerja, Motivasi Kerja, Kinerja Karyawan.