Status gizi yang bagus berpengaruh terhadap fi sik dan pikiran lebih giat, produktif dan teliti. Kinerja mencapai produktifusia pertengahan dua puluhan dan bertambahnya usia akan menurun. Pengalaman meningkat secara eksponensialdengan masa kerja, dan dapat dilihat dari tingkat pencapaian pendidikan dan keterampilan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan status gizi, karakteristik individu dengan produktivitas pekerja sorting dan packing PT. DPGMuliakeramik Group. Data primer dan sekunder digunakan sebagai sumber data. Kemudian melakukan pengolahandan analisis data secara deskriptif. Penelitian ini bersifat observasional dan termasuk penelitian lapangan dengan desain cross sectional. Populasi pada penelitian adalah semua pekerja sorting dan packing PT. DPG Muliakeramik Group yaitu 14 karyawan dan pengambilan sampel menggunakan total sampling. Data status gizi berdasarkan IMT didapatkan secara langsung. Karakteristik individu (usia, masa kerja, dan tingkat pendidikan), produktivitas kerja diambil dengan cara wawancara ke pihak perusahaan. Analisis data dilakukan dengan menggunakan tabulasi silang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas responden memiliki status gizi (IMT) normal. Usia responden mayoritas 26-35 tahun, masa kerja responden mayoritas < 6 tahun dan tingkat pendidikan responden mayoritas tamat SMA. Produktivitas responden mayoritas di atas rata-rata. Tidak adanya hubungan masa kerja, tingkat pendidikan dengan produktivitas kerja. Sebaiknya PT. DPG Muliakeramik Group menerapkan gizi kerja dan penyuluhan tentang gizi di perusahaan kepada pekerja tentang pentingnya mengkonsumsi gizi seimbang.