Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Infrastructure Readiness for Blended Learning Education Business in Indonesia After Covid-19 Gayatri, Anindita
Journal Management SMC Vol 11 No 2 (2025): Jurnal Manajemen, Pariwisata dan Logistik
Publisher : Sekolah Tinggi Manajemen Pariwisata dan Logistik Lentera Mondial

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.3333/lbs.v11i2.82

Abstract

This research is conducted to find the most suitable digital platform for blended learning business in Indonesia by analyzing the proportion population of desktop and mobile device owners for 9 years within 2015 to 2023. The data used for the analysis is quantitative and sourced from the dataset of Indonesian Statistic (BPS). It aims to give a better decision for education business players in choosing digital platform by province in Indonesia. The results of the study prove a significant mobile platform growth which cannot be caught up by desktop platform for most of the provinces. But surprisingly besides Java and Bali, these provinces have the highest proportion users of both desktop and mobile devices among other provinces i.e. The Riau Islands, North Kalimantan and East Kalimantan.
Tingkat Korelasi Kebangsaan Wisman Dengan Bandara Masuk Menggunakan Analisa Artificial Intelligence Gayatri, Anindita
Journal Management SMC Vol 11 No 2 (2025): Jurnal Manajemen, Pariwisata dan Logistik
Publisher : Sekolah Tinggi Manajemen Pariwisata dan Logistik Lentera Mondial

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.3333/lbs.v11i2.83

Abstract

Penelitian ini dibuat untuk menganalisis tingkat korelasi antara kewarganegaraan wisatawan mancanegara yang masuk ke Indonesia terhadap bandara pintu masuk nya dalam kurun waktu 2022 – 2024 menggunakan metode statistik koefisien korelasi Pearson. Ini sebagai salah satu solusi untuk membantu industri pariwisata mengoptimalkan hasil peningkatan infrastruktur transportasi internasional yang telah dilakukan pemerintah 10 tahun terakhir. Dengan membaca pola jalur kedatangannya diharapkan dapat membantu perencanaan pengembangan industri pariwisata Indonesia seperti penyesuaian minor dari fasilitas bandara terminal kedatangan internasional, penyesuaian layanan dari pemain industri pariwisata di wilayah bandara pintu masuk dan sebagainya. Data primer yang digunakan untuk analisa adalah kuantitatif dan bersumber dari laporan resmi Badan Pusat Statistik (BPS). Data dianalisis menggunakan Artificial Intelligence dengan pengkondingan Python oleh penulis. Hasil penelitian membuktikan bahwa tidak selamanya asumsi bahwa bandara Indonesia yang terdekat dengan negara wisatawan adalah yang menjadi pilihan pintu masuk kedatangannya.
Infrastructure Readiness for Blended Learning Education Business in Indonesia After Covid-19 Gayatri, Anindita
Journal Management SMC Vol 3 No 2 (2025): Jurnal Manajemen Pariwisata dan Logistik (JMPL)
Publisher : Sekolah Tinggi Manajemen Pariwisata dan Logistik Lentera Mondial

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.3333/lbs.v11i2.82

Abstract

This research is conducted to find the most suitable digital platform for blended learning business in Indonesia by analyzing the proportion population of desktop and mobile device owners for 9 years within 2015 to 2023. The data used for the analysis is quantitative and sourced from the dataset of Indonesian Statistic (BPS). It aims to give a better decision for education business players in choosing digital platform by province in Indonesia. The results of the study prove a significant mobile platform growth which cannot be caught up by desktop platform for most of the provinces. But surprisingly besides Java and Bali, these provinces have the highest proportion users of both desktop and mobile devices among other provinces i.e. The Riau Islands, North Kalimantan and East Kalimantan.
Tingkat Korelasi Kebangsaan Wisman Dengan Bandara Masuk Menggunakan Analisa Artificial Intelligence Gayatri, Anindita
Journal Management SMC Vol 3 No 2 (2025): Jurnal Manajemen Pariwisata dan Logistik (JMPL)
Publisher : Sekolah Tinggi Manajemen Pariwisata dan Logistik Lentera Mondial

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.3333/lbs.v11i2.83

Abstract

Penelitian ini dibuat untuk menganalisis tingkat korelasi antara kewarganegaraan wisatawan mancanegara yang masuk ke Indonesia terhadap bandara pintu masuk nya dalam kurun waktu 2022 – 2024 menggunakan metode statistik koefisien korelasi Pearson. Ini sebagai salah satu solusi untuk membantu industri pariwisata mengoptimalkan hasil peningkatan infrastruktur transportasi internasional yang telah dilakukan pemerintah 10 tahun terakhir. Dengan membaca pola jalur kedatangannya diharapkan dapat membantu perencanaan pengembangan industri pariwisata Indonesia seperti penyesuaian minor dari fasilitas bandara terminal kedatangan internasional, penyesuaian layanan dari pemain industri pariwisata di wilayah bandara pintu masuk dan sebagainya. Data primer yang digunakan untuk analisa adalah kuantitatif dan bersumber dari laporan resmi Badan Pusat Statistik (BPS). Data dianalisis menggunakan Artificial Intelligence dengan pengkondingan Python oleh penulis. Hasil penelitian membuktikan bahwa tidak selamanya asumsi bahwa bandara Indonesia yang terdekat dengan negara wisatawan adalah yang menjadi pilihan pintu masuk kedatangannya.
Modeling Indonesian Gold Price Dynamics Using Artificial Intelligence and Vector Error Correction Model (VECM) Gayatri, Anindita
Journal Management SMC Vol 4 No 1 (2026): Jurnal Manajemen Pariwisata dan Logistik (JMPL)
Publisher : Sekolah Tinggi Manajemen Pariwisata dan Logistik Lentera Mondial

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.3333/jmpl.v12i1.132

Abstract

ABSTRACT This study aims to examine the extent to which key macroeconomic variables namely inflation, the USD exchange rate, and interest rates significantly influence gold prices in Indonesia. By identifying price trends and patterns, the research seeks to determine the most relevant variables for inclusion in subsequent studies focused on forecasting future gold prices for Bullion Business. The study employs the Vector Error Correction Model (VECM) to analyze long-term relationships, utilizing monthly time-series data from 2013 to 2025. Additionally, it incorporates Artificial Intelligence techniques to enhance predictive analysis. This research also addresses the limited contribution of Indonesian scholars over the past three years, both in Indonesian- and English-language publications, particularly in studies integrating long-term time-series data and advanced analytical methods. The results indicate that all datasets are nonlinear and non-stationary, making the VECM approach unsuitable, despite conducting the Augmented Dickey-Fuller test and applying second-order differencing. Keyword: Vector Error Correction Model; Gold Price; Artificial Intelligence; Python; Exchange Rate ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji sejauh mana variabel-variabel makroekonomi utama, yaitu inflasi, nilai tukar USD, dan suku bunga, secara signifikan memengaruhi harga emas di Indonesia. Dengan mengidentifikasi tren dan pola harga, penelitian ini berupaya menentukan variabel yang paling relevan untuk dimasukkan dalam studi lanjutan yang berfokus pada peramalan harga emas di masa depan untuk Pebisnis Emas Batangan. Penelitian ini menggunakan metode Vector Error Correction Model (VECM) untuk menganalisis hubungan jangka panjang dengan memanfaatkan data runtun waktu bulanan periode 2013 - 2025. Selain itu, penelitian ini juga mengintegrasikan teknik Artificial Intelligence untuk meningkatkan akurasi analisis prediktif. Penelitian ini turut menjawab keterbatasan kontribusi akademisi Indonesia dalam tiga tahun terakhir, baik dalam publikasi berbahasa Indonesia maupun Inggris, khususnya pada studi yang menggabungkan data runtun waktu jangka panjang dan metode analisis lanjutan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh dataset bersifat nonlinier dan tidak stasioner, sehingga pendekatan VECM tidak sesuai digunakan, meskipun telah dilakukan uji Augmented Dickey-Fuller dan penerapan diferensiasi dua kali. Kata kunci: Model Koreksi Kesalahan Vektor; Harga Emas; Kecerdasan Buatan; Python, Nilai Tukar