Ateng Santoso, Clara
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

STUDI IN SILICO PENGARUH SENYAWA AKTIF SAPONIN DARI TERIPANG TERUNG (Phyllophorus sp.) UNTUK MENURUNKAN PERMEABILITAS MEMBRAN BAKTERI PADA PNEUMONIA Ateng Santoso, Clara
Surabaya Biomedical Journal Vol. 5 No. 1 (2025): September
Publisher : Fakultas Kedokteran, Universitas Hang Tuah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30649/v5i1.62

Abstract

Metode penelitian yang dugunakan adalah studi in silico yang dilakukan dengan beberapa tahap yaitu dengan pengambilan dan preparasi struktur ligand-protein, Docking, analisis data potensi senyawa, bioaktifitas, ADME (Absorption, Distribution, Metabolism, Excretion), dan toksisitas. Variabel bebas adalah senyawa aktif saponin dari teripang terung (Phyllophorus sp.) dan Sefalosporin. Variabel terikat yaitu senyawa Alpha-enolase Streptococcus pneumoniae. Hasil yang didapatkan saponin prameter antibakterial menunjukan senyawa saponin mendapatkan nilai Pa yang lebih tinggi dari sefalosporin yaitu 0,561 yang bermakna bahwa nilai Pa saponin berpotensi sebagai antibakteri dan lebih baik dibandingkan sefalosporin. Energi ikatan saponin dengan protein alpha-enolase menunjukkan energi yang paling rendah dibandingkan dengan Nonaethlene glycol dan sefalosporin yaitu -220,56 kJ/mol, semakin rendah ikatan energi akan semakin kuat interaksi ligan. Kesimpulan yang didapatkan senyawa aktif saponin dari teripang terung (Phyllophorus sp.) dapat mempengaruhi permeabilitas membrane bakteri dengan menghambat sisi inhibitor pada alpha-enolase Streptococcus pneumoniae, dan berpotensi menjadi alternatif pengobatan pneumonia. Saponin larut dalam air dan diabsorbsi dengan baik oleh mukosa bila dikonsumsi secara oral, dan dapat didistribusikan melalui plasma darah, diekskresikan melalui ginjal dan hati. Saponin dari teripang terung tidak berpotensi karsiogenik, tidak memberikan efek alergi pada kulit dan tidak menyebabkan hepatotoksik.