Aris Kurniyawan, Nanang
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Merawat Rumah Bersama: Integrasi Spiritualitas Kristiani dan Teologi Ekologis Laudato Si’ Sebagai Paradigma Baru Bagi Kaum Awam Aris Kurniyawan, Nanang; Yoga Pratama, Alfonsius
Sepakat : Jurnal Pastoral Kateketik Vol. 11 No. 2 (2025): September : Sepakat : Jurnal Pastoral Kateketik
Publisher : Sekolah Tinggi Pastoral Tahasak Danum Pambelum Keuskupan Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58374/sepakat.v11i2.426

Abstract

Karya tulis ini, "MERAWAT RUMAH BERSAMA: INTEGRASI SPIRITUALITAS KRISTIANI DAN TEOLOGI EKOLOGIS LAUDATO SI' SEBAGAI PARADIGMA BARU BAGI KAUM AWAM," menyajikan argumen yang relevan dan vital untuk mengkontekstualisasikan panggilan universal Ensiklik Laudato Si' dalam realitas ekologis dan budaya akut di Kalimantan. Menggunakan Tinjauan Literatur Sistematis (SLR) dengan protokol PRISMA sebagai metode, penulisan karya tulis ini mengusulkan model tiga pilar yang jelas dan menjanjikan (liturgis, asketis, dan sosial) sebagai paradigma operasional baru bagi kaum awam. Karya tulis ini bertujuan untuk mengintegrasikan data granular tentang krisis sosio ekologis Kalimantan dan detail etnografis Dayak yang sangat kaya, memperkuat klaim empiris dengan bukti yang dapat diverifikasi, dan secara eksplisit mengartikulasikan kontribusi uniknya dalam lanskap teologi ekologis dan inkulturasi di Indonesia yang jauh lebih luas. Kerangka kerja ini berupaya memberdayakan aksi ekologis akar rumput dengan menjembatani teologi tingkat tinggi dengan praksis pastoral awam yang praktis, menggunakan kearifan lokal Dayak sebagai material arsitektural utama. Temuan dari karya tulis ini ialah menyintesiskan panggilan universal Laudato Si' dengan kearifan relasional masyarakat Dayak yang kaya, kerangka kerja ini menawarkan sebuah jalan bagi Gereja di Kalimantan untuk bergerak melampaui aktivitas-aktivitas yang terfragmentasi menuju sebuah misi ekologis yang terintegrasi, mendalam secara teologis, dan transformatif secara sosial, yang dipimpin oleh kaum awam.