Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

TRANSFORMASI PEMIKIRAN EKONOMI ISLAM DARI MASA KLASIK HINGGA ERA MODERN Fatur, Ahmad Faturrahman
AB-JOIEC: Al-Bahjah Journal of Islamic Economics Vol. 3 No. 01 (2025): AB-JOIEC
Publisher : Program Studi Ekonomi Syariah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61553/abjoiec.v3i01.242

Abstract

Transformasi pemikiran ekonomi Islam telah melalui perjalanan panjang sejak masa Nabi Muhammad SAW dan para sahabat, lalu berkembang pada era kekhalifahan Umayyah dan Abbasiyah, hingga mencapai bentuk modern pada era kontemporer. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji evolusi pemikiran ekonomi Islam dari masa klasik hingga masa kini dengan pendekatan literature review.Pada masa awal, pemikiran ekonomi Islam berlandaskan pada ajaran Nabi yang menekankan keadilan sosial, distribusi kekayaan yang merata, serta pelarangan riba. Nilai-nilai ini kemudian dilanjutkan oleh para khulafaur rasyidin dan diperkuat pada masa kekhalifahan. Tokoh-tokoh seperti Umar bin Abdul Aziz dan al-Ghazali memberikan kontribusi besar terhadap pemikiran ekonomi yang berorientasi pada kesejahteraan umat.Memasuki era modern, tokoh seperti Sayyid Qutb, Abul A’la Maududi, dan Hossein Askari turut mengembangkan pemikiran ekonomi Islam dengan mengkritik sistem kapitalisme yang dianggap tidak adil. Mereka menawarkan sistem alternatif berbasis syariah yang menekankan keadilan, redistribusi kekayaan, dan keberlanjutan sosial.Di era kontemporer, ekonomi Islam semakin relevan melalui implementasi lembaga keuangan syariah seperti perbankan dan pasar modal syariah. Meskipun menghadapi tantangan dalam integrasi ke dalam sistem global yang kapitalistik, ekonomi Islam tetap menyimpan potensi besar sebagai solusi berkelanjutan untuk mewujudkan sistem ekonomi Islam yang adil dan berkelanjutan.