This Author published in this journals
All Journal Journal Creativity
Apriyadi Afandi, Hendri
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PENERAPAN PEMBELAJARAN DENGAN METODE PROBLEM BASED LEARNING (PBL) MELALUI MEDIA BERBASIS ANDROID INTEGRASI TEKNIK RESPONSI PRETEST DAN POSTEST Apriyadi Afandi, Hendri
Jurnal Creativity Vol 3 No 1 (2025): Journal Creativity
Publisher : MA. Mambaul Ulum Bata-Bata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62288/9qx9pd23

Abstract

Guru professional adalah guru yang kompeten dan kreatif yang mampu secara konkrit memanfaatkan model, media, dan teknik pembelajaran secara tepat untuk membantu kebutuhan belajar siswa. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk meningkatkan motivasi dan hasil belajar siswa pada mata pelajaran biologi secara umum dan khususnya pada materi pembelahan sel. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas dengan metode penelitian deskriptif kuantitatif. Objek penelitiannya semua siswa kelas XII IPA MA Mambaul Ulum Bata-bata. Instrument penelitian yang digunakan adalah observasi, dokumentasi, angket motivasi, soal pretess dan posttest, dan catatan lapangan. Penelitian ini menggunakan data hasil angket ARCS dan nilai hasil belajar pretest dan posttest. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan pembelajaran dengan metode PBL melalui media berbasis android integrasi teknik responsi pretest dan postest, dapat meningkatkan hasil belajar kognitif siswa. Hal ini ditunjukkan dengan adanya peningkatan persentase pada kelas A-1 sebesar 9%, kelas A-3 sebesar 62%, kelas A-4 sebesar 34%. Namun persentase tersebut belum mencapai ketuntasan belajar klasikal yaitu jika 85% siswa nilainya ? 60 (nilai KKM). Berdasar tabel rincian hasil angket ARCS yaitu aspek Attention mencapai rata-rata 5 kategori sangat baik, aspek Relevance mencapai rata-rata 3,71 kategori Baik, aspek Confidence mencapai rata-rata 4 kategori Baik, dan aspek Satisfaction mencapai rata-rata 3,5 kategori Baik, Hasil tersebut menunjukkan bahwa siswa lebih termotivasi dalam belajar biologi.