Ilahi, Ahmad Syafii Nur
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

RUMAH EDUKASI KOPI DESA SUKA CINTA: PEMBERDAYAAN EKONOMI PEREMPUAN MELALUI KELOMPOK WANITA TANI (KWT) PUTRA ABADI Ilahi, Ahmad Syafii Nur; Harahap, Muhammad Fikri Pangidoan
Jurnal Dinamika Pengabdian Vol. 11 No. 1 (2025): JURNAL DINAMIKA PENGABDIAN VOL. 11 NO. 1 OKTOBER 2025
Publisher : Departemen Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian UNHAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20956/jdp.v11i1.46224

Abstract

Pemberdayaan perempuan dalam sektor pertanian merupakan strategi krusial untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat pedesaan. Artikel pengabdian ini bertujuan untuk melaporkan pelaksanaan kegiatan pengabdian. Adapun analisis yang dilakukan adalah bagian dari kegiatan evaluasi kegiatan pengabdian untuk menunjukkan dampak kegiatan Rumah Edukasi Kopi yang diinisiasi oleh Kelompok Wanita Tani (KWT) Putra Abadi di Desa Suka Cinta sebagai model pemberdayaan ekonomi berbasis potensi lokal, didukung oleh PT Pertamina Patra Niaga Fuel Terminal Lahat melalui program Corporate Social Responsibility (CSR). Kegiatan pemberdayaan menggunakan metode pendampingan pada mitra dan dampak kegiatan dievaluasi dengan pendekatan kualitatif menggunakan teknik observasi, wawancara mendalam, dan studi dokumentasi. Hasil pelaksanaan program pemberdayaan menunjukkan bahwa Rumah Edukasi Kopi berperan sebagai pusat pelatihan, produksi, dan pemasaran kopi lokal yang berhasil meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan pendapatan anggota KWT. Kesimpulannya, inisiatif ini menunjukkan efektivitas program pemberdayaan berbasis komunitas dan pemanfaatan potensi lokal dalam memperkuat ekonomi perempuan desa. Kata kunci: Pertamina, pemberdayaan perempuan, Corporate Social Responsibility (CSR), ekonomi desa, Kelompok Wanita Tani (KWT). ABSTRACT Women's empowerment in the agricultural sector is a crucial strategy to improve the welfare of rural communities. This article reports on the implementation of community service activities. The analysis is part of the evaluation of these activities. It aims to highlight the impact of the Coffee Education House, initiated by the Putra Abadi Women Farmers Group (KWT) in Suka Cinta Village, as a model of economic empowerment based on local potential and supported by PT Pertamina Patra Niaga Fuel Terminal Lahat through its Corporate Social Responsibility (CSR) program. The empowerment activities were carried out using a mentoring approach, while their impact was evaluated qualitatively through observation, in-depth interviews, and documentation studies. The results show that the Coffee Education House functions as a center for training, production, and marketing of local coffee, successfully enhancing the knowledge, skills, and income of KWT members. In conclusion, this initiative demonstrates the effectiveness of community-based empowerment programs and the utilization of local potential in strengthening the economic capacity of rural women Keywords: : Pertamina, women's empowerment, Corporate Social Responsibility (CSR), village economy, Women Farmers Group (KWT).
IMPLEMENTASI PROGRAM CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY (CSR) “KELURAHAN KOTA NEGARA BERSERI (BERDAYA, SEHAT DAN LESTARI)” DALAM PEMBERDAYAAN MASYARAKAT OLEH PT PERTAMINA PATRA NIAGA FUEL TERMINAL LAHAT Harahap , Muhammad Fikri Pangodian; Ilahi, Ahmad Syafii Nur
Jurnal Dinamika Pengabdian Vol. 11 No. 3 (2026): JURNAL DINAMIKA PENGABDIAN VOL. 11 NO. 3 APRIL 2026
Publisher : Departemen Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian UNHAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20956/jdp.v11i3.49150

Abstract

Artikel pengabdian ini bertujuan untuk melaporkan implementasi program Corporate Social Responsibility (CSR) PT. Pertamina Patra Niaga Fuel Terminal Lahat melalui Program Kelurahan Kota Negara Berseri (Berdaya, Sehat, dan Lestari) dalam upaya pemberdayaan masyarakat. Program dilaksanakan di Kelurahan Kota Negara, Kecamatan Lahat, Kabupaten Lahat pada tahun 2025 dengan melibatkan masyarakat, pemerintah kelurahan, serta instansi terkait. Metode pelaksanaan program dilakukan melalui beberapa tahapan, yaitu perencanaan, pelaksanaan, monitoring, dan evaluasi. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, diskusi kelompok terarah (FGD), dan dokumentasi kegiatan selama periode pelaksanaan program tahun 2025. Hasil pengabdian masyarakat menunjukkan bahwa program CSR mampu meningkatkan kapasitas sosial, ekonomi, dan lingkungan masyarakat, khususnya kelompok ibu rumah tangga melalui pengembangan usaha olahan jengkol, pengelolaan sampah rumah tangga, dan pertanian di lahan terbatas. Program ini juga mendorong peningkatan partisipasi masyarakat, kemandirian ekonomi, serta kesadaran lingkungan. Dengan demikian, Program Kelurahan Kota Negara Berseri berkontribusi positif terhadap pembangunan masyarakat yang berkelanjutan dan sejalan dengan prinsip Triple Bottom Line. Kata kunci: Corporate Social Responsibility, pemberdayaan masyarakat, keberlanjutan.   ABSTRACT This community service article aims to report the implementation of the Corporate Social Responsibility (CSR) program of PT Pertamina Patra Niaga Fuel Terminal Lahat through the Kelurahan Kota Negara Berseri (Empowered, Healthy, and Sustainable) Program in an effort to empower the community. The program was implemented in the Kota Negara Village, Lahat District, Lahat Regency in 2025 by involving the community, the village government, and related agencies. The program implementation method was carried out through several stages, namely planning, implementation, monitoring, and evaluation. Data collection was carried out through observation, focus group discussions (FGDs), and documentation of activities during the program implementation period in 2025. The results of the community service showed that the CSR program was able to increase the social, economic, and environmental capacity of the community, especially the group of housewives through the development of jengkol processing, household waste management, and agriculture on limited land. This program also encouraged increased community participation, economic independence, and environmental awareness. Thus, the Kelurahan Kota Negara Berseri Program made a positive contribution to sustainable community development and was in line with the Triple Bottom Line principle. Keywords: Corporate Social Responsibility, community empowerment, sustainability.