Sakit setelah melahirkan merupakan hal yang fisiologis, tetapi hal ini menjadi salah satu keluhan yang paling di takuti klien setelah melahirkan (postpartum). Adapun bentuk sakit yang dialami oleh pasien dengan paska melahirkan adalah sakit akut (Perry & Potter, 2015). Sakit dapat diatasi dengan cara yaitu farmakologi dan non farmakologi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis Pengaruh Aroma Terapi Lavender Terhadap Penurunan Nyeri Afterpaint Pada Ibu Nifas Di Wilayah Kerja Puskesmas Maracang Tahun 2024. Penelitian ini merupakan jenis penelitian praeksperimen dengan pendekatan rancangan One Group Pretest Postest. Penelitian ini dilaksanakan di Kabupaten Purwakarta pada bulan Juni-Juli tahun 2024. Dengan responden sebanyak 30 orang yang diambil dengan menggunakan teknik total sampling. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa sebelum diberikan Aromaterapi Lavender Sebagian besar dari responden memiliki intensitas Rasa Sakit Berat (60%), dan hampir setengah dari responden memiliki Intensitas Rasa Sakit Sedang (40%). Intensitas rasa sakit setelah diberikan Aromaterapi Lavender Sebagian besar dari responden memiliki intensitas Rasa Ringan (67 %), dan hampir setengah dari responden memiliki Intensitas Rasa Sakit Sedang (33%). dan ada Pengaruh Aroma Terapi Lavender Terhadap Penurunan Nyeri Afterpaint Pada Ibu Nifas Di Wilayah Kerja Puskesmas Maracang Tahun 2024. (p value= 0,000 < ɑ (0,05). Ada Pengaruh Aroma Terapi Lavender Terhadap Penurunan Nyeri Afterpaint Pada Ibu Nifas Di Wilayah Kerja Puskesmas Maracang Tahun 2024. Disarankan ibu nifas melakukan aromaterapi lavender yang dapat dilakukan oleh bidan atau dibantu oleh suami atau keluarganya.