Ersada, Linda Arih
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

From Youth to Leadership: Resensi Kritis Buku Generations dalam Perspektif Transformasi Gereja Indonesia Prakoso, Boaz Adi; Ersada, Linda Arih
Regula Fidei : Jurnal Pendidikan Agama Kristen Vol 10, No 2 (2025): September 2025
Publisher : Fakultas Ilmu Keguruan dan Pendidikan, Universitas Kristen Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33541/rfidei.v10i2.316

Abstract

Artikel ini merupakan resensi kritis atas buku Generations: How to Grow Your Church Younger and Stronger karya Tan Seow How dan Cecilia Chan, yang menekankan pentingnya kepemimpinan lintas generasi dalam gereja kontemporer. Buku ini menawarkan paradigma di mana generasi muda bukan pengganti, tetapi penguat, sehingga mendorong kesinambungan misi dan pelayanan gereja. Resensi ini mendeskripsikan konsep kunci buku, termasuk prinsip reinforcement, kepemimpinan berlapis, dan integrasi pemuda dalam pelayanan sejak dini, serta narasi praktis dari Heart of God Church, Singapura. Analisis kritis mengidentifikasi kekuatan buku, seperti kesesuaian alkitabiah, pendekatan praktis, dan transformasional, sekaligus keterbatasannya, misalnya konteks Singapura, minim refleksi teologi sistematis, dan potensi idealisasi. Relevansi buku bagi gereja Indonesia dibahas melalui aspek revitalisasi youth ministry, penerapan prinsip reinforcement, dan tantangan budaya senioritas, dengan dukungan studi lokal yang menekankan mentoring, kolaborasi, dan kepemimpinan kontekstual. Implikasi praktis meliputi pengembangan mentoring lintas generasi, kepemimpinan kolaboratif, transformasi digital, dan regenerasi gereja multi-generasi. Kesimpulannya, buku ini memberikan kerangka praktis dan teologis yang dapat diadaptasi oleh gereja Indonesia agar tetap relevan menghadapi bonus demografi dan perubahan zaman, sekaligus membangun gereja yang lebih muda, kuat, dan inklusif.
Imago Dei yang lelah: Teologi pastoral holistik–feminis kontekstual atas kesehatan mental ibu rumah tangga di Jemaat GBKP Tanjung Morawa Kiri Ersada, Linda Arih; Sudarpo, Hendrawan
KURIOS Vol. 11 No. 1: April 2025
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Pelita Bangsa, Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30995/kur.v11i1.1295

Abstract

This research constructs a novel theological framework, the Weary Imago Dei, as a holistic–feminist–contextual pastoral lens responding to the multidimensional fatigue experienced by housewives in the GBKP (Karo Batak Protestant Church) congregation of Tanjung Morawa Kiri. Prior studies, dominated by biological-psychological approaches, tend to render the theological dimension decorative ornamentation, silence women's lived experience, and neglect the cosmological worldview of the Karo customary tradition. Employing Richard Osmer's four-task qualitative-theological method (descriptive-empirical, interpretive, normative, and pragmatic) in dialogue with critical literature study and narrative exegesis of Hannah (1 Samuel 1) and Matthew 11:28-30, this research argues that maternal fatigue is neither a moral defect nor a deficiency of faith, but rather a structural condition of image-bearing exposed to patriarchal burden and the disruption of the daliken si telu social-cultural structure. The principal contribution is a novel theological framework integrating creaturely-vulnerability anthropology, the tripartite anthropology of 1 Thessalonians 5:23, feminist critique of idealized maternal roles, and Karo indigenous wisdom, alongside seven concrete pastoral-administrative implications for the GBKP Moderamen.   Abstrak Penelitian ini membangun konstruksi teologis baru bertajuk imago Dei yang lelah sebagai kerangka pastoral holistik-feminis kontekstual untuk merespons fenomena keletihan multidimensi yang dialami ibu rumah tangga di Jemaat Gereja Batak Karo Protestan (GBKP) Tanjung Morawa Kiri. Riset-riset terdahulu yang berfokus pada pendekatan biologis-psikologis cenderung menjadikan dimensi teologis sebagai aksesori dekoratif, mengabaikan suara pengalaman perempuan, dan tidak menggumuli konteks kosmologi adat Karo secara serius. Dengan menggunakan metodologi kualitatif-teologis empat tugas Richard Osmer (deskriptif-empiris, interpretatif, normatif, dan pragmatis) yang didialogkan dengan studi pustaka kritis dan eksegesis naratif Hana (1 Samuel 1) serta Matius 11:28-30, penelitian ini berargumentasi bahwa kelelahan ibu rumah tangga bukanlah cacat moral atau kelemahan iman, melainkan kondisi struktural pengembangan citra Allah yang terpapar beban patriarkal serta disrupsi struktur sosial-kultural "daliken si telu." Sumbangan utama riset adalah kerangka teologis novel yang mengintegrasikan antropologi kerentanan, antropologi tripartit 1 Tesalonika 5:23, kritik feminis terhadap konstruksi peran ideal, dan kearifan lokal Karo, beserta tujuh implikasi praksis-administratif konkret bagi Moderamen GBKP dalam pengembangan kebijakan pastoral kontekstual yang lebih bertanggung jawab terhadap pengalaman perempuan.